Legislator Sesalkan Ada Oknum Pejabat Sekwan Bermasalah Dengan Hukum

KBRN, Bengkulu : Adanya salah satu pejabat di lingkup Sekretariat DPRD (Sekwan) Provinsi Bengkulu yang tersangkut persoalan hukum, sangat disesalkan sampai terjadi.

Apalagi disesalkan terjadi, ternyata masih ada saja oknum pejabat yang di duga melakukan penipuan tes CPNS dan jual beli jabatan.

“Kita sebagai salah satu wakil rakyat provinsi di lembaga legislatif, menyesalkan hal itu terjadi, meski kejadian yang menimpa oknum pejabat Sekwan Provinsi tersebut, sebelum menduduki jabatan sekarang,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Drs. Sumardi, MM ketika menyikapi adanya oknum pejabat di lingkup Sekwan Provinsi yang bermasalah dengan hukum.

Menurut Sumardi, kasus yang menimpa oknum pejabat berinisial “HB” masuk kejahatan jabatan, dan terjadi karena bujuk rayu sehingga ada saja yang menjadi korbannya.

Tetapi yang jelas karena jabatan yang ditinggal di lingkup Sekwan sangat strategis, karena bersangkutan sudah ditahan aparat kepolisian, nantinya Sekwan Provinsi akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Provinsi dalam hal penunjukan pejabat Pelaksana tugas (Plt).

“Sekwan silakan melapor kepada Ketua DPRD Provinsi untuk ditindak lanjuti agar bisa ditunjuk pejabat Plt-nya. Terlebih jabatan yang diemban yang bersangkutan sangat trastegis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi ini pada Rabu, (20/10/2021).

Lebih lanjut ditambahkan Ketua Komisi III DPRD Provinsi ini, lantaran oknum pejabat di lingkup Sekwan Provinsi tersebut bermasalah dengan hukum, agar menjadi bahan pertimbangan bagi Gubernur bersama Wakil Gubernur (Wagub) melakukan assesment yang baru, sehingga nantinya ada pejabat pengganti yang defenitif.

Termasuk pihaknya juga mengingatkan dalam penempatan pejabat ke lingkup Sekwan Provinsi, agar benar-benar terpilih dan tidak sampai ada yang bermasalah lagi dengan hukum.

“Dalam hal pengganti, tentu Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Provinsi. Tapi yang jelas itu, tetap melalui proses lelang jabatan lanjutan nantinya,” demikian Sumardi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00