Tingkatkan PAD Bapenda Bengkalis Terapkan Cash Register

KBRN, Bengkalis : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkalis bersama mitra kerja Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Bengkalis bekerjasama menyiapkan sistem pembayaran dan alat perekam pembayaran pajak daerah yang lebih di kenal dengan Tapping Box dan juga Cash Register kepada wajib pajak di 3 wilayah kecamatan di kabupaten bengkalis.

Untuk pertama kalinya pemasangan cash register di lakukan di salah satu usaha restaurant di kota bengkalis yang beralamat di jl patimura kelurahan kota bengkalis tepatnya di depan masjid istiqomah, senin (13/01/2020) pagi, yang pemasangannya langusng dari tim teknis penyedia alat PT.Cartens Teknologi Indonesia, dan alat ini disiapkan oleh BRK Bengkalis sebagai mitra Pemkab Bengkalis, didampingi kepala Bapenda Bengkalis Supardi, S.Sos, MH, Kepala Cabang BRK Bengkalis Muhammad Nanang, S.E, kepada RRI mengatakan pemasangan perdana di restoran kopi tiam bengkalis merupakan satu dari 112 cash register yang akan di letakkan di kabupaten bengkalis.

“alhamdulilah hari ini kita melakukan peletakan cash register pertama kali di kabupaten bengkalis dimana nantinya aka nada 112 cash register lagi yang akan kita letakkan di kecamatan bengkalis, kecamatan Mandau dan kecamatan bukit batu, dan ini salah satu upaya meningkatkan penerimaan pendapatan aseli daerah (PAD, red) melalui pajak restoran,hiburan dan pajak lainnya” ungkap nanang.

Sementara itu kaban bapenda bengkalis Supardi kepada rri mengatakan sebelumnya telah melakukan berbagai langkah seperti sosialisasi kepada wajib pajak di dua kecamatan yakni kecamatan Bengkalis dan Mandau dan juga melakukan survey lapangan untuk menentukan lokasi yang akan di tempatkan cash register dan juga tapping box.

“hari ini kami bersyukur pemasangan perdana cash register yang disediakan mitra kami bank riau kepri bengkalis dapat kita mulai di salah satu restoran di bengkalis, dan hal ini tentu saja memakan waktu cukup panjang yang mana pengadaan barangnay di lakukan mitra kerja kami bank riau kepri dan sebelumnya kami juga telah melakukan sosialisasi kepada wajib pajak dan juga survey lapangan , yang dalam survey tersebut juga wajib pajak bisa menerima program sistem online ini” ucap supardi.

Disisi lain, selaku wajib pajak pengelola usaha restoran kopi tiam Selly, yang tempat usahanya menajd lokasi perdana pemasangan cash register, kepada rri mengatakan mendukung upaya yang di lakukan oleh pemkab bengkalis dan mitra kerjanya, menurutnya hal ini memudahkannya dalam pendataan pembayaran pajak dan berharap pemasangan ini dapat di lakukan secara merata bagi wajib pajak.

“langak pemerintah udah sangat bagus, karena kalau kita liat di kota kota besar mereka sudah bayar tax atau pajak restoran sesuai dengan peraturan daerah masing masing, dan ini salah satu langkah awal supaya bengkalis lebih maju dalam hal pengumpulan pajak daerah yang di harapkan dapat secara merata di pasang dan di berlakukan bagi wajib pajak” tutup selly.

Kegiatan pemasangan cash register di restoran Kopi Tiam bengkalis turut di hadiri Sekretrais Bapenda bengkalis Bambang Irawan, S.E, Kabid Penagihan Syahrudin, SH, MH, Kabid Pengendalian A chyan, SE, Kasubag Program Boyke Lefino, SE, MM, dan staf bapenda bengkalis serta tim teknis dari PT. Cartens Teknologi Indonesia yang juga menyempatkan memberikan tutorial penggunaan alat cash register kepada pengelela dan operator restoran kopi tiam. (MFE) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00