Akibat Ada Kerusakan Mesin PLN Bengkalis Alami Devisit Daya

KBRN, Bengkalis : Terhitung sejak 8 Maret 2019, salah satu mesin genset PLN Bengkalis mengalami kerusakan sehingga suplay listrik ke pelanggan mengalami devisit 500 hingga 700 KW sehingga harus dilakukan pemadaman.

Terkait dengan persoalan ini PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis terus menggesa perbaikan satu unit mesin yang rusak berkapasitas 1 Megawatt (MW). Menyusul hingga malam tadi penyalaan listrik ke pelanggan khususnya di Pulau Bengkalis belum normal.

Kepala Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Disel (ULPLTD) Bagan Besar, Iwan Eka Putra mengatakan, proses perbaikan satu unit mesin yang rusak masih sedang berlangsung di PLTD Pangkalan Batang Bengkalis. Dirinya berharap dalam satu hari ini perbaikan tuntas dilakukan oleh petugas. 

"Mudah-mudahan jika tidak ada halangan perbaikan hari ini satu unit bisa beroperasi. Dan jika satu ini beroperasi (insyaallah) daya cukup dan tidak ada pemadaman," ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (20/3/2019) siang.

Diakui Iwan, hingga malam tadi masih terjadi pemadaman sekitar 500-700 kilowatt (KW), dan pembagiannya diatur oleh ULP termasuk pemadaman lampu jalan. Durasi pada saat beban puncak 2 jam paling lama.

"Jika perbaikan hari ini tidak ada kendala, mudah-mudahan pemadaman malam ini tidak ada," sebutnya.

Untuk diketahui akibat gangguan mesin yang terjadi sebelumnya, daya listrik kehilangan mencapai 1,5 MW, sehingga terjadi defisit pada beban puncak 1 MW. 

Lebih lanjut disampaikan Iwan, bahwa untuk penambahan kapasitas daya untuk pelanggan di Kecamatan Bengkalis dan Bantan, saat ini ada mesin sewa sebesar 2 MW yang akan dijadikan 4 MW. Apabila sudah beroperasi maka daya akan surplus meskipun di beban puncak. 

"Kami koordinasikan dengan UP3 Dumai kapan akan direalisasikan penambahan daya mesin sewa ini. Saat ini meskipun mesin sewa bisa suplai daya 2,5 MW namun belum bisa dioperasikan karena terkait kontrak kerjanya," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00