Penjabat Bupati : Mari Sikapi Kebijakan Pemerintah Dengan Baik, Termasuk Omnibus Law

Kapolda Riau berfoto bersama dengan para undangan yang hadir dalam sosialisasi
Pj.Bupati berikan sambutan pada acara sosialisasi terkait Omnibus Law

KBRN, Bengkalis : Penjabat (Pj) Bupati  Bengkalis Syahrial Abdi menyambut baik kedatangan Kapolda Riau Irjen.Pol. Agung Setya Ilham Effendi dalam rangka sosialisasi undang-undang cipta kerja atau Omnibus Law.

Menurut Pj.Bupati terkait undang-undang cipta kerja Omnibus Law yang menjadi perbincangan hangat di seluruh negeri,termasuk di Bengkalis.

"Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mengapresiasi dengan dilakukannya sosialisasi ini,"kata Pj.Bupati Syahrial Abdi,Rabu, (21/10/2020).

Kita berharap,setiap orang dan pemangku kepentingan tahu dan memahami peraturan perundang-undangan Omnibus Law, sehingga dapat menghindari informasi yang tidak jelas atau berita Hoaks yang dapat menimbulkan provokasi di tengah-tengah masyarakat.

"Mari kita sikapi setiap kebijakan secara baik, termasuk Undang-Undang Omnibus Law, pemerintah pada prinsipnya dalam melaksanakan suatu kebijakan, pelaksanaannya tetap sesuai dengan prinsip bela negara dan mengedepankan kepentingan masyarakat," ujar Abdi mengakhiri. 

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dihadapan puluhan peserta sosialisasi, jenderal bintang dua tersebut menyebutkan, saat ini masih banyak anggapan di masyarakat terutama kelompok pekerja, bahwa Omnibus Law merugikan masyarakat khususnya kelompok pekerja.

Kondisi ini disebabkan masih kurangnya sosialisasi pemerintah kepada masyarakat, terkait manfaat dan berbagai keuntungan yang ditawarkan RUU Cipta Kerja tersebut.

"Perlu sinergi dan kerjasama antara antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah daerah agar terjalin hubungan yang baik. Semoga dengan sosialiasi ini semakin menambah pemahaman kita tentang Omnibus Law", ujarnya.

Kapolda berharap kepada peserta sosialisasi  mendapatkan penjelasan yang disampaikan ketua Kadin Bengkalis Masuri, dan bagi peserta bisa menanyakan kepada nara sumber terkait kejelasan Omnibus Law.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00