Imigrasi Bengkalis Lakukan Terobosan Untuk Pembuatan Paspor

KBRN Bengkalis: Minat masyarakat untuk membuat paspor baru dan pergantian paspor hilang di Bengkalis sangat rendah selama pandemi Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Klas II Bengkalis Fachriyan kepada RRI pada Rabu (12/8/2020), dalam wawancara khusus tetang kegiatan keimigrasian selama pandemi Covid-19.

Dijelaskan Fachriyan,  beberapa bulan terakhir sangat minim pemohon yang mengajukan pembuatan paspor, termasuk pengajuan izin tertentu untuk Warga Negara Asing (WNA).

“Kantor kita tetap buka selama pandemi Covid-19 namun memang terasa penurunan yang sangat jauh terhadap pelayanan permohonan paspor, apakah itu paspor baru penggantian juga penggantian yang rusak maupun hilang. Kemudian juga terkait perizinan keimigrasian dari warga negara asing, sehari bisa kita lihat berkisar 1 atau 2 pemohon paspor saja untuk perpanjangan”kata fachriyan.

Menurut Fachriyan, proses pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Klas II Bengkalis tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Sesuai dengan petunjuk dari Direktorat Jendral Imigrasi seperti pemohon wajib menggunakan masker pada saat masuk kedalam kantor Imigrasi wajib diukur suhunya melalui termogan setelah itu juga ada handsanitaizer yang kita sediakan termasuk dengan peralatan peralatan yang kita gunakan telah disentuh oleh pemohon misalnya seperti sidik jari itu juga kembali kita di disinfektan”terangnya.

Sementera itu di tempat yang sama, ditambahkan  Kasubsi Teknologi Informasi  Agus, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi  telah meluncurkan program Easy paspor.

“Program namanya Easy Paspor pelayanannya itu petugas imigrasi datang langsung ketempat pemohon jadi yang kita layani ini antar lain di perkantoran, bisa di kampus, komunitas, bisa diperumahan. Jadi pendaftarannya misalkan dari kampus itu ada koordinatornya 1 orang ,nanti dikumpulkan berkas permohonannya setelah itu diberikan ke kantor Imigrasi lalu diperiksa jika dinayatakan lengkap kita langsung ke tempat yang akan dilayani”jelas Agus.

Persyaratan untuk pembuatan paspor Easy program, sama dengan persyarakat normal atau formil, yakni melampirkan KTP, KK dan akte kelahiran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00