Gaji Honorer Pemkab Bengkalis Turut dipangkas Akibat Pandemi Covid-19

Foto Istimewa

KBRN, Bengkalis : Nasib tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis turut berdampak akibat pandemi Covid-19, mereka harus rela gajinya dipotong selama tiga  bulan, yang di anggarkan melalui APBD murni tahun 2020, sehingga mereka akan menerima gaji hingga bulan September 2020 mendatang. 

Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis yang memotong gaji tenaga honor ini membuat sejumlah tenaga honor merasa kecewa. Mereka menganggap kebijakan ini  dinilai tidak  tepat karena dengan kondisi pandemi Covid-19, Pemkab seharusnya sebisa mungkin meminimalisir warganya yang terdampak Covid.

“Banyak masyarakat yang sebelumnya hidup normal sekarang untuk makan saja susah. Kalau gaji honorer memang betul-betul dipotong 3 bulan, tentu nasib kami ini akan sama dengan mereka. Kemana kami harus mengadu,” ujar salah seorang pegawai honor inisial Us kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Dikatakan, dampak Covid yang mulai mewabah di Indonesia sejak Maret dirasakan membuat ekonomi semakin sulit. Barang kebutuhan sehari-hari merangkak naik. “Kalau hanya mengandalkan gaji honor, banyak kebutuhan lain yang tak terbeli. Apalagi kalau sempat tiga bulan kami tak terima honor tak terbayang macam mana kedepannya,” ujarnya lagi.

Terpisah Plh Bupati Bengkalis Bustami HY saat dikonfirmasi membenarkan terkait  pemotongan gaji pegawai honor selama 3 bulan tersebut. Pemotongan itu, sambung Bustami dilakukan bukan asal-asalan melainkan untuk memenuhi SKB 2 Menteri. 

“Dalam  SKB tersebut sudah jelas diatur, semuanya harus dipangkas 50 persen, baik belanja modal maupun belanja barang dan jasa. Terkait gaji honorer ini berada pada item belanja barang dan  jasa. Jadi oleh sebab itu, ikut kita rasionalisasi untuk memenuhi SKB tersebut,” kata Bustami saat ditemui usai vidcon dengan Gubri di Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (28/5/2020).

Namun demikian, sambung Bustami lagi, bukan berarti Pemkab tidak memikirkan solusinya. Saat pengajuan APBD Perubahan nantinya, Pemkab akan kembali menganggarkan kekurangan gaji honor yang  3 bulan tersebut. “Insyaallah di APBD Perubahan nanti akan kita anggarkan kembali,” kata Bustami lagi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00