Disdagperin Bengkalis Kembangkan Pelatihan UMKM pada Masa Pandemi Terapkan 5 M

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis H.Indra Gunawan

KBRN, Bengkalis : Untuk mendukung masyarakat dalam mengembangan usaha di masa pandemi Covid-19 ini, Dinas Pedagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Bengkalis, secara berkala memberikan pembinaan dan pelatihan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Terkait kegiatan ini, Kepala Dinas (Kadisdagprin) Bengkalis, Indra Gunawan ketika diwawancara sejumlah wartawan mengatakan, bahwa kalau di masa pandemi ini, memang dalam melaksanakan kegiatan tersebut agak terbatas, tidak seperti sebelum terjadinya Pandemi Covid-19.

"Untuk di tahun ini, kita sudah beberapa kali menggelar bimbingan dan pelatihan terhadap pelaku UMKM. Dan bagi yang berminat, bisa mendaftar di UPT setempat. Kemudian dari 11 Kecamatan di Kabupaten Bengkalis, pelaku UMKM sudah ada beberapa kelompok dan perorangan ikuti pelatihan, "terang Indra Gunawan. 

Dijelaskan, seiring dengan adanya pandemi Covid-19, bagi peserta pelatihan diwajibkan mengecek dirinya dengan melakukan rapid tes. Selanjutnya pada saat mengikuti pelatihan, para peserta selalu dicek suhu badan.

"Kita memang dalam membuka kegiatan ini dengan kewaspadaan melalui proses yang ketat, agar jangan nantinya terjadi klaster baru Covid-19. Dan tidak mungkin kita lakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM dengan menunggu Covid-19 reda, dan kita tidak tahu kapan akan berakhirnya,"kata Indra.

"Sedangkan mereka sangat membutuhkan bimbingan kita dalam mengembangkan dunia usaha. Sebab itu jalan satu-satunya kita buka pelatihan dengan syarat proses ketat tersebut, dengan menerapkan Prokes 5 M, untuk menghindari timbulnya klaster baru Covid-19, "ungkap dia. 

Indra Gunawan berpesan kepada para peserta yang sudah mengikuti pelatihan pengembangan dunia usaha, untuk bisa menerapkan di lapangan. Lalu kalau masih ada hambatan dalam usaha, lakukan komunikasi dengan Dinas, agar usaha yang sedang digeluti hasilnya sesuai yang diharapkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00