Tim Satgas Beri Teguran 30 Ribu Lebih Warga Karena Tak Patuhi Prokes

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan

KBRN, Bengkalis : Kapolres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendra Gunawan, S.I.K, M.T kepada sejumlah wartawan, Senin (14/6/21) siang menyebutkan bahwa selama 3 Minggu Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dari kepolisan bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 Kabupaten Bengkalis sedikitnya telah memberikan teguran kepada sekitar 30.847 warga Kabupaten Bengkalis karena tidak mematuhi Prokes Covid-19. 

Sanksi tersebut berupa teguran lisan sebanyak 27.168 orang, teguran tertulis 3.679 orang.

Lebih lanjut disebutkan Kapolres, selain sanksi teguran lisan dan tertulis, kepada pelanggar disiplin Prokes juga dikenakan sidang di tempat dan harus membayar denda sebanyak 10 orang, kemudian wajib melaksanakan sanksi sosial sebanyak 9.604 orang.

"Selain itu PPKM juga ada sebanyak 88 titik dan akan kita lakukan pengecekan kembali pelaksanaannya di lapangan," kata AKBP Hendra.

Ditambahkannya, petugas di lapangan juga memberikan fasilitas layanan kepada masyarakat antar jemput warga, terutama bagi lanjut usia (Lansia) yang akan melakukan vaksinasi ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat sudah dilaksanakan 126 orang.

"Sedangkan untuk (tracing) terkonfirmasi sebanyak 2.275 orang, visiting terkonfirmasi 898 orang, (testing) ada 1.403 orang, (treatment) atau pemberian obat-obatan kepada 503 orang,  memberikan sembako 447 orang, masker 1.148, penyemprotan disinfektan 3.253 kegiatan," imbuhnya.

Dikatakan Kapolres sejak 3 minggu lebih pelaksanaan KRYD tingkat kesadaran masyarakat juga sudah mulai meningkat terhadap patuhi prokes, karena prokes salah satu cegah penyebaran virus corona.

"Kita tetap mengimbau agar semua tetap patuhi prokes agar mata rantai virus ini bisa di putus, selain itu kita juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan vaksin, karena vaksin ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh, lagipun tidak berbahaya,"kata Kapolres AKBP Hendra Gunawan.

Untuk target yang diberikan presiden untuk seluruhnya harus mencapai 60 persen dan target ini termasuk semua golongan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00