Pemkab Bengkalis Gratiskan Biaya Tes Swab Antigen Untuk Pelajar dan Mahasiswa

Ilustrasi pengambilan sampel swab

KBRN, Bengkalis : Mulai 1 Juni 2021, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggratiskan biaya tes swab antigen bagi pelajar dan mahasiswa, sebagai syarat mendaftar atau perjalanan ke lembaga pendidikan di luar Provinsi Riau.

"Saat ini anak-anak kita yang ingin melanjutkan atau masuk kuliah di luar Provinsi Riau, sebelum berangkat butuh surat keterangan tes swab antigen. Untuk itu kami sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis untuk menggratiskan biayanya," ungkap Bupati Bengkalis Kasmarni, Selasa (1/7/2021) 

Pembebasan biaya tes swab antigen ini, berlaku di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskemas yang tersebar di seluruh kecamatan, Setiap pelajar atau mahasiswa yang membutuhkan layanan tes swab antigen bisa langsung ditangani oleh petugas Puskesmas.

Sementara itu bagi orang tua atau pendamping yang bakal mengantarkan ke luar daerah untuk tes swab antigen tetap dikenai biaya alias tidak gratis. 

Kebijakan membebaskan biaya tes swab antigen, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk meringankan beban masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Mengingat di tengah pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat lesu.

"Kita semua tahu, dampak dari Covid-19 menyebabkan ekonomi dan pendapatan masyarakat lesu. Apalagi, pelajar dan mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di luar daerah, tidak semuanya dari kalangan mampu, makanya kita bebaskan biaya tes swab antigen," ungkap Kasmarni.

Menanggapi perintah Bupati Bengkalis, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dr Ersan Saputra, TH, menyatakan siap melaksanakan perintah tersebut. Pihaknya langsung memberitahu dan memerintahkan kepada UPT Puskemas di Kabupaten Bengkalis agar membebaskan atau menggratiskan biaya tes swab antigen.

"Hari ini kita langsung beritahu secara lisan. Karena hari ini libur, besok pagi kita langsung melayangkan surat pemberitahuan kepada UPT Puskesmas terkait kebijakan Bupati Bengkalis," Ungkap Ersan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00