Operasi Yustisi di Bengkalis, Tim Lakukan Swab Secara Acak di Tempat Kerumunan

Swab antigen warga yang tidak gunakan masker
Swab antigen warga yang melanggar prokes

KBRN, Bengkalis : Tanpa kenal lelah hTim Penerapan Pendisiplinan Pencegahan Penerapan Hukum Protokol kesehatan di Masyarakat dan Penegakan Perda Provinsi Riau Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkalis terus melakukan penerapan 3 M di masyarakat dengan memberi sangsi dan swab antigen atau antibodi bagi yang tidak mentaatinya.

Sebelum laksanakan Giat Sosialisasi dan Operasi Yustisi dilaksanakan apel persiapan dihalaman Mapolres Bengkalis.Senin malam (31/5/2021) pukul 21.00 WIB.

Tim terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub dan Diskes Giat malam ini terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama melaksanakan imbauan dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan 3 M  di wilayah air mancur dan lapangan pasir dan kelompok kedua melaksanakan operasi yustisi ke Warnet, Pujasera dan Kedai kopi.

Disamping itu, operasi Yustisi Covid-19 itu, juga menerapkan protokol kesehatan dan jika ada warga berada di tempat keramaian tidak memakai masker maka langsung di tindak tegas ditempat diantaranya dilakukan swab antigen.

Dari pantauan RRI pukul 21.25 WIB di Jalan Diponegoro tepatnya warnet Bro Net Kelurahan Bengkalis kota, tim gabungan operasi Yustisi menjaring 8 orang yang asik bermain game  tidak menggunakan masker.

langsung dilakukan swab antigen oleh tim Diskes serta dicatat nama dan alamat serta Nomor telepon genggam oleh petugas dari Satpol PP.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Koordinator tim kedua dipimpin Kompol Zulkarnain ketika di wawancara RRI menyebutkan bahwa malam ini ooerasi dibagi dalam dua tim, tim pertama di taman andam Dewi kota Bengkalis, sedangkan tim ke dua ke tempat berkumpulnya orang-orang.

"Alhamdulillah terhadap 8 orang ini tadi, saat dilakukan swab antigen, hasilnya negatif non reaktif. Lantaran mereka tidak menggunakan masker, dan pihak pengelola warnet diharapkan bisa mensosialisasikan protokol kesehatan wajib gunakan masker pengunjung dan segara menutup usahanya jam 10 malam,"kata Kompol Zulkarnain selaku koordinator tim senin malam.

Kemudian Tim menuju Pujasera depan  Klenteng HOK Ann Kiong tidak ditemukan aktivitas dan langsung menuju permainan Biliar di pelabuhan camat Bengkalis juga para pengunjung mayoritas memakai masker.

Kemudian Tim gabungan mengarah ke jalan Tandun dan mengecek Warnet 168 Net dan tidak ditemukan warga tanpa Masker.

Di Kedai kopi WOW  , Tim gabungan mengecek pengunjung kedai kopi tersebut dan ada satu wanita sedang duduk bersama teman laki-laki di Lantai II  tidak memakai Masker. Lansung digiring ke bawah dan dilakukan swab antigen.

Wanita tersebut mengaku bernama Mega seorang mahasiswi di Bengkalis katanya sedang berdiskusi masalah perkuliahan dan mengakui lupa menggunakan masker. Dari hasil swab Antigen menunjukkan non reaktif (negatif) dan diberikan masker.

Dan tim gabungan menuju kedai kopi Kopitiam jalan antara Bengkalis. Tim gabungan menemukan satu pengunjung tanpa masker langsung dicatat nama dan alamat dan swab antigen dengan hasil non reaktif (Negatif).

Dengan dilaksanaan kegiatan sosialisasi dan operasi Yustisi ini sesuai dengan peraturan Pemerintah Kabupaten Bengkalis seperti, penertiban dan penindakan peraturan Bupati Bengkalis nomor 67 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Peraturan pemerintah nomor 16 tahun 2018 tentang Satpol PP. Keputusan bupati Bengkalis nomor 342/KPTS /IV/2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan instruksi Bupati Bengkalis nomor 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan penanganan corona virus disease 2019 ( covid 19 ) di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalian penyebaran virus Corona di kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan data yang disampaikan juru bicara satuan tugas (satgas) covid-19 kabupaten Bengkalis Popy bahwa pada Senin, 31 Mei 2021 ada penambahan 47 kasus terkonfirmasi covid 19, sehingga total kasus terkonfirmasi sampai dengan 31 Mei 2021 berjumlah 3.921 kasus. 

"Namun kabar baiknya pasien sembuh berjumlah 3.247 kasus, sedangkan kabar buruknya yang meninggal berjumlah 149 kasus, rawat di rumah sakit  berjumlah 70 kasus dan yang melakukan isolasi mandiri di rumah berjumlah 455 kasus,"kata Popy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00