Memberdayakan Masyarakat Desa Melalui MOU Antara Dinas PMD Dengan STAIN Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Pemerintah desa beserta warganya menyambut baik program pemberdayaan yang dimotori Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis dengan berbagai Perguruan Tinggi di daerah ini.

Ahmad Kepala Desa Prapat Tunggal, usai acara penandatangan MoU dan MoA anatara Dinas PMD Bengkalis dengan STAIN, Selasa pagi tadi (24/11/2020) menjelaskan, masyarakat di desa sangat terbantu dengan berbagai pembinaan yang telah dan akan dilakukan oleh berbagai Perguruan Tinggi di Bengkalis. Dicontohkannya, beberapa waktu lalu telah selesai dibuat skema dan data potensi serta, yang berlanjut dengan pembinaan ekonomi syariah.

“Membuat pengajian kemarin di mesjid, madrasah dan di lingkungan warga, itu yang pernah dilaksanakan, kalau yang baru-baru inilah pemberdayaan ekonomi masyarakat dari STAIN, alhamdulillah memotivasi bagi kami masyarakat khususnya anak-anak muda kami terutama ilmu pengetahuan, dari masyarakat yang tidak mengetahui jadi menegtahui, kemudian dengan adanya kunjungan mahasiswa ini bisa dijadikan contoh bagi kami juga”ungkap Ahmad.

Menurut Syaifullah ketua Prodi Ekonomi Syariah STAIN, kerjasama yang dilakukan dengan Dinas PMD bertujuan untuk pembinaan masyarakat di pedesaan, dengan melibatkan mahasiswa dan tenaga pengajar.

“Ini salah satunya ada kerja sama juga, nanti dengan diterimanya anak kami PPL di dinas-dinas dan di desa-desa seperti dalam bentuk kerja sama dalam penelitian kalau misalnya ada riset, anak – anak mahasiswa kami dilibatkan dalam tim pencacah lapangan, untuk quisioner, olah data karena anak-anak kita sifatnya belum ke analisa kecuali ke melibatkan tenaga pendidik, seperti dosen itu bisa berkelanjutan untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi”terang Syaifullah.

Sementara itu, kepala Dinas PMD Bengkalis Yuhelmi menjelaskan, dinas yang dipimpin menjadi motor penggerak pemberdayaan dan kemandirian desa. Upaya yang dilakukan, antara lain menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk mengaplikasikan Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kita di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sesuai dengan visi kita adalah mewujudkan dinas PMD sebagai motor penggerak pemberdayaan dan kemandirian desa, oleh karena itu sebagai motor penggerak kita memanfaatkan lembaga-lembaga yang ada di Kabupaten Bengkalis terutama Perguruan Tinggi untuk bersama-sama merealisasikan program pengabdian kepada masyarakat, kemarin kita bersama Politeknik, STIE Syariah dan STAIN, 3 Perguruan Tinggi kita yang ada di pulau Bengkalis menjalin kerja sama”jelas Yuhelmi.

Pada acara penandatanganan MoU dan MoA yang dipusatkan di aula kantor desa Prapat Tunggal pagi tadi, dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan dari Dinas PMD kepada Dosen STAIN Bengkalis, atas kontribusinya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

N, Bengkalis: Pemerintah desa beserta warganya menyambut baik program pemberdayaan yang dimotori Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis dengan berbagai Perguruan Tinggi di daerah ini.

Ahmad Kepala Desa Prapat Tunggal, usai acara penandatangan MoU dan MoA anatara Dinas PMD Bengkalis dengan STAIN, Selasa pagi tadi (24/11/2020) menjelaskan, masyarakat di desa sangat terbantu dengan berbagai pembinaan yang telah dan akan dilakukan oleh berbagai Perguruan Tinggi di Bengkalis. Dicontohkannya, beberapa waktu lalu telah selesai dibuat skema dan data potensi serta, yang berlanjut dengan pembinaan ekonomi syariah.

“Membuat pengajian kemarin di mesjid, madrasah dan di lingkungan warga, itu yang pernah dilaksanakan, kalau yang baru-baru inilah pemberdayaan ekonomi masyarakat dari STAIN, alhamdulillah memotivasi bagi kami masyarakat khususnya anak-anak muda kami terutama ilmu pengetahuan, dari masyarakat yang tidak mengetahui jadi menegtahui, kemudian dengan adanya kunjungan mahasiswa ini bisa dijadikan contoh bagi kami juga”ungkap Ahmad.

Menurut Syaifullah ketua Prodi Ekonomi Syariah STAIN, kerjasama yang dilakukan dengan Dinas PMD bertujuan untuk pembinaan masyarakat di pedesaan, dengan melibatkan mahasiswa dan tenaga pengajar.

“Ini salah satunya ada kerja sama juga, nanti dengan diterimanya anak kami PPL di dinas-dinas dan di desa-desa seperti dalam bentuk kerja sama dalam penelitian kalau misalnya ada riset, anak - anak mahasiswa kami dilibatkan dalam tim pencacah lapangan, untuk quisioner, olah data karena anak-anak kita sifatnya belum ke analisa kecuali ke melibatkan tenaga pendidik, seperti dosen itu bisa berkelanjutan untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi”terang Syaifullah.

Sementara itu, kepala Dinas PMD Bengkalis Yuhelmi menjelaskan, dinas yang dipimpin menjadi motor penggerak pemberdayaan dan kemandirian desa. Upaya yang dilakukan, antara lain menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk mengaplikasikan Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kita di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sesuai dengan visi kita adalah mewujudkan dinas PMD sebagai motor penggerak pemberdayaan dan kemandirian desa, oleh karena itu sebagai motor penggerak kita memanfaatkan lembaga-lembaga yang ada di Kabupaten Bengkalis terutama Perguruan Tinggi untuk bersama-sama merealisasikan program pengabdian kepada masyarakat, kemarin kita bersama Politeknik, STIE Syariah dan STAIN, 3 Perguruan Tinggi kita yang ada di pulau Bengkalis menjalin kerja sama”jelas Yuhelmi.

Pada acara penandatanganan MoU dan MoA yang dipusatkan di aula kantor desa Prapat Tunggal pagi tadi, dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan dari Dinas PMD kepada Dosen STAIN Bengkalis, atas kontribusinya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00