Belasan Anak di Desa Berancah Putus Sekolah

KBRN Bengkalis: Forum anak bengkalis melakukan kegiatan pendataan anak putus sekolah disejumlah desa bersamaan dengan sosialisasi pemenuhan hak anak.

Menurut Wikel Noviantoro, wakil ketua Forum Anak Bengkalis Jumat (7/8/2020), pada kegiatan peringatan hari anak tahun 2020, telah melaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya turun langsung untuk menyapa anak anak di pedesaan.

“Kegiatan berkunjung ke kampung Suku Akit di desa Berancah kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Pada kesempatan kali ini kita kegiatan yang kami lakukan dalam memperingati hari anak nasional 2020 adalah mengajak anak anak dikampung tersebut untuk bermain dan belajar bersama kami”terang Wikel.

Dijelaskan Wikel Noviantoro, kesadaran masyarakat terhadap hak hak dan perlindungan anak telah meningkat, namun disayangkan masih terdapat anak anak yang putus sekolah.

“Memang ada beberapa anak yang mengalami putus sekolah atau tidak bersekolah, kami juga mnegajak mereka berbincang bincang juga dengan orang tua mereka tentang dunia pendidikan, banyak dari mereka yang mendapat dukungan penuh dari orang tua untuk ke sekolah namun tidak sedikit pula yang terkendala masalah biaya dan ekonomi yang tidak memadai”jelasnya.

Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Bengkalis Wasiah selaku pembina forum anak membenarkan adanya temuan tentang anak anak yang putus sekolah di desa Berancah kecamatan Bantan. 

“Dari hasil pemantauan anak anak dilapangan banyak ditemui anak anak usia sekolah yang tida lagi bersekolah dikarenakan beberapa faktor, antara lain tidak adanya dorongan dari orang tua tentang pentingnya pendidikan, selaian itu juga dikarenakan ketidaktahuan mereka, sebagian ada juga karena alasan ekonomi”ungkap Wasiah. Ditambahkan wasiah, temuan tentang anak putus sekolah tersebut tekah dilaporkan ke dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Bengkalis, serta direncanakan akan dibahas secara terpadu untuk menyelesaikan kasus anak putus sekolah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00