Bupati Bengkalis Launching Polbeng Membangun Desa 

Bupati Kasmarni melaunching Polbeng membangun desa
Pelepasan balon ke udara oleh Bupati dan civitas akademika

KBRN, Bengkalis: Politeknik Negeri Bengkalis peduli terhadap pembangunan desa di Kabupaten Bengkalis, komitmen tersebut diwujudkan melalui program Polbeng Membangun Desa. 

Bupati Bengkalis Kasmarni mengapresiasi kepedulian Politeknik terhadap pembangunan di daerah ini.

Politeknik telah ikut serta membangun desa secara objektif meliputi kegiatan penelitian, pendampingan serta memberikan subtansi kepada program pembangunan di desa seperti inovasi dan penerapan teknologi tepat guna serta memberikan layanan yang bersifat akademik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni saat kegiatan Coffe Morning dan melaunching Polbeng Membangun Desa bersama Kepala Desa se-Kecamatan Bengkalis dan Bantan, di aula Polbeng pada Selasa (12/10/2021).

"Perguruan Tinggi merupakan institusi netral dan objektif juga mempunyai sumber daya mumpuni yang diharapkan memiliki peran yang strategis dalam membantu untuk mewuujudkan desa membangun dan kami melihat ada 2 titik peran strategis Perguruan Tinggi dalam membangun desa, yang pertama dari aspek regulasi dan yang kedua Perguruan tunggi memiliki SDM dan output dari akademik yang berbentuk teknologi yang bisa diterapkan di desa seperti yang telah banyak dilakukan oleh Polbeng", kata Bupati Kasmarni.

Bupati Kasmarni sangat meendukung program membangun desa karena merupakan masuk kedalam 1 diantara 8 program unggulan Pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis yang kami tuangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah melalui Program Bantuan Keuangan 1 milyar 1 kecamatan, 1 keluarahn dan 1 desa atau dengan istilah Bantuan Keuangan Desa Bermasa demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis bermarwa, maju dan sejahtera.

Afridon, ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polbeng menjelaskan kegiatan pengabdian P3M sudah berjalan di desa sejak beberapa tahun yang lalu, pada tahun 2021 telah dilaksanakan 48 kegiatan, diantaranya teknologi tepat guna, pemberdayaan kelompok nelayan berbasis digital dan alat pengasapan ikan, serta kunci abrasi peta desa menggunakan pesawat udara tanpa awak, pembuatan produk turunan serai wangi dan lain sebagainya, 

"Program Polbeng membangun desa merupakan bagian dari Tri Dharma Pergutuan Tinggi yang melibatkan Politeknik Bengkalis, Pemerintah Provinsi, Daerah dan Desa, Masyarakat dan sektor swasta untuk membantu menyelesaikan permasalahan di Desa”,jelasnya.

Desa Kuala Alam dan Desa Pasiran, 2 dari sekian banyak desa yang sudah merasakan manfaat dari bimbingan dan bantuan dari Polbeng membangun desa. 

"Dengan bantuan dari Polbeng, usaha di Bumdes Kuala Alam semakin maju dan berkembang, seperti dalam mengolah nanas yang menjadi ikon dari desa kami",ungkap Zulkifli Direktur Bumdes Kuala Alam.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer menjelaskan Polbeng Membangun Desa merupakan sebuah kegiatan kemitraan yang memberikan dampak yang positif bagi masyarakat desa dengan melibatkan banyak pihak baik itu pemerintah dan swasta serta masyarakat, selain itu memberikan pengalaman bagi mahasiswa, untuk mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang ada dengan inovatif serta menghasilkan dampak positif untuk masyarakat desa. 

"Kegiatan membangun desa mengajarkan mahasiswa  memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak dengan mengembangkan berbagai potensi yang ada, melalui 2 pendekatan yaitu desa membangun dan membangun desa yang keduanya di implikasikan dalam perencanaan pembangunan desa",jelasnya.

Johny Custer menambahkan kegiatan membangun desa merupakan salah satu kegiatan dari 8 kegiatan kampus dari kurikulum merdeka belajar, kampus merdeka, mahasiswa berkesempatan melakukan kegiatan pembelajaran diluar program studi sesuai dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2020. 

“Proses Pembangunan harus melibatkan secara aktif masyarakat dengan perspektif ini pembangunan diarahkan guna memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan, yang menjadi fokus kita adalah bagaimana kita mengoptimalkan kegaitannya sehingga bisa dapat memberikan hasil yang berkelanjutan”,terangnya. 

Menurutnya koordinasi dan sinergi dalam pembangunan desa adalah hal yang mutlak dan sangat penting sekali sehingga diperlukan komitmen bersama dari semua pihak untuk mengembangkan sumber daya alam dan sumber daya manusia, teknologi tepat guna, perekonomian desa. 

Dalam kesempatan tersebut Direktur Polbeng juga menyampaikan kepada Bupati Bengkalis, sebanyak 7 mahasiswa Politeknik Bengkalis akan melanjutkan kuliah ke Taiwan, memohon dukungan dan doa restu agar diberi kelancaran. 

Usai kegaitan Polteknik menyerahkan bantuan hibah berupa pemanfaatan teknologi Web untuk penggunaan sistem buku induk siswa sekolah dasar berbasis online kepada dosen, mahasiswa dan mitra sekolah. 

Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Bengkalis Kasmarni bersama civitas akademika Politeknik Bengkalis dihalaman kampus Polbeng. 

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama dengan 54 desa, dengan rincian 28 desa sekecamatan Bengkalis. 3 Kelurahan dan 23 desa sekecamatan Bantan. 

Dilanjutkan MoU dengan bersama Pegadaian. Kegiatan dihadiri sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah serta pimpinan perbankan yang ada di Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00