Polbeng dan Kadin Bengkalis Sinergikan Program

KBRN, Bengkalis: Dibutuhkan sinergitas antara Perguruan Tinggi dan dunia usaha serta industri dalam menciptakan kolaborasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer kepada RRI usai melaksanakan Penandatangan MOU Politeknik Negeri Bengkalis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis, Selasa (21/9/2021).

“Kegiatan MOU dengan Kadin Bengkalis ini sebagai upaya menjalin sinergitas dalam upaya menciptakan kolaborasi untuk membangun ekselerasi untuk link and super match bersama-sama perguruan tinggi terjun langsung ke industri”,harapnya.

Johny menjelaskan, dengan mengoptimalkan kesempatan menghubungkan antara perguruan tinggi dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri, diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Kami sangat bersyukur tadi pagi kita sudah melaksanakan penandatangan MOU dengan Kadin, kami sangat yakin Kadin sebagai fasilitator dan katasilator. Apalagi saat ini sedang digaungkan oleh pendidikan vocasi adalah hubungan pendidikan tinggi harus berkolaborasi”, jelasnya.

Menurut Johny, dalam pembuatan alat-alat tekhnologi tepat guna pihaknya masih mengalami keterbatasan anggaran, sehingga produksi masih terbatas untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Insya Allah dengan bersinergi dengan Kadin mudah-mudahan banyak pihak lain yang bisa kita libatkan dalam pengembangan alat tehknologi tepat guna ini, sehingga kita bisa membuat produk lebih banyak lagi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas”,katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Bengkalis, Masuri,SH mengatakan, untuk membangun peradaban dan membantu mensukseskan program pemerintah serta menjawab tantangan masa depan dibutuhkan kerjasama dengan berbagai semua pihak, termasuk dunia pendidikan.

Dengan adanya kerjasama tersebut, Kadin Bengkalis akan berkolaborasi dengan dengan Perguruan Tinggi menjaga berbagai tantangan.

“Hari ini dunia industri dan pendidikan harus cuner, kadin berkewajiban memberikan edukasi kepada mahasiswa dan dosen untuk bagaimana kedepan menjawab tantangan, bersama-sama untuk pendataan para industri menyangkut kebutuhan skill dan rekrutmen tenaga kerja dan lain sebagainya”,katanya.

Kadin mengajak mahasiswa untuk mengembangkan jiwa wirausaha yang tangguh, termasuk menguasai dan memanfaatkan tekhnologi digitalisasi yang selama ini sudah di sosialisasikan oleh Kadin Bengkalis terutama kepada pelaku usaha.

“Pencangan Indonesia 4.0, Indonesia digitalisasi harus dimanfaatkan, makanya kita selalu mengedepankan untuk yang offline menjadi online, diajari cara digital marketing, nanti kita juga akan libatkan aplikasi atau sistem yang ada di Politeknik”,ungkapnya.

Dalam kerjasama dan kunjungan ke kampus Politeknik Bengkalis, Ketua Kadin dan rombongan melihat secara langsung bengkel pengelasan produksi berbagai mesin oleh jurusan Tekhnik Mesin Polbeng.

Masuri mengapresiasi kemampuan Politeknik Bengkalis dalam menciptakan teknologi tepat guna yang dibutuhkan Usaha Menengah kecil dan Mikro (UMKM).

“Luar biasa, ini yang sangat dibutuhkan oleh Kadin, karena tehnologi tepat guna ini untuk menjawab memberikan solusi yang butuhkan para UMKM, selama ini misalnya daya dorong, daya mampu para UMKM kita itu skala nya kecil karena keterbatasan alat, dengan MOU ini kedepannya akan lebih tepat sasaran”,jelasnya.

Usai Penandatangan MOU Politeknik Negeri Bengkalis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis, Ketua Kadin Bengkalis, Masuri menjadi pemateri pada Seminar Kewirausahaan dengan tema Peluang Bisnis dan Strategi Kolaborasi dengan peserta dosen dan juga mahasiswa Politeknik Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00