KKN DR Kelompok 46 STAIN Bengkalis Gelar Seminar Kearifan Lokal di Desa Sebauk, Ini Yang Disampaikan

Seminar kearifan lokal. Mahasiswa KKN DR Kelompok 46 di Desa Sebauk

KBRN, Bengkalis : Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  di Bengkalis menggelar program seminar kearifan lokal dengan Pemahaman Dasar Hukum Pendirian Usaha dan Pola Pengembangan Usaha Tenun, yang dilaksanakan di aula Desa Sebauk pada Selasa,(3/8/2021).

Penyelenggaraan kegiatan seminar kearifan lokal yang dijalankan mahasiswa mengatasnamakan KKN DR Kelompok 46 STAIN Bengkalis ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang Legalitas dan Pemasaran khususnya di tenun. 

"Kami Berharap dengan Kegiatan ini memberi manfaat dan meningkatkan kualitas pengrajin tenun, apalagi dalam Pandemi ini kami selaku mahasiswa KKN (Daring) DR Kelompok 46 STAIN Bengkalis berharap Pengrajin Tenun ini bisa membangkitkan Ekonomi Masyarakat," kata Ketua KKN DR Kelompok 46 STAIN Bengkalis Ferdy Aprian Wiradinata.

Peserta melibatkan Seluruh pengrajin tenun yang ada di Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis dan mengahdirkan narasumber Juwandi, M.H Dosen Hukum STAIN, Risman Hambali, M.E Dosen Ekonomi Syari'ah STAIN Bengkalis.

Acara seminar dibuka secara resmi oleh Kelapa Desa Sebauk Tamrin berharap kegiatan ini bisa berlanjut meskipun tidak dalam KKN.

"Maunya seminar kearifan lokal ini tidak hanya sampai disini atau sebatas seremonial saja carilah langkah -langkah baru, melalui seminar ini dan mahasiswa STAIN dapat membantu ekonomi masyarakat kita disini,"kata Kades Sebauk Tamrin.

Selain sebagai Nara sumber Risman Habali yang juga sebagai Dosen pembimbing lapangan menyebutkan seminar ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada seluruh peserta bagaimana cara membuat perizinan sehingga mereka mempunyai kesadaran hukum kemudian mereka memahami cara cara bagaimana pola pengembangan usahanya yang mereka tekuni.

"Hal yang menarik dari kegiatan ini bahwa rata rata peserta kesulitan dalam memasarkan produk, kita juga telah sampaikan mereka harus memenuhi 4 unsur utama yaitu produk, harga, tempat dan promosi, Alhamdulillah seminar ini telah selesai dilaksanakan serta tingkat pemahaman peserta sudah mulai tumbuh hal ini terbukti dari respon dan tanggapan dari peserta yang tinggi,"kata Risman Hambali.

Selama kegiatan seminar semua peserta wajib mematuhi protokol kesehatan yakni wajib menjalankan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00