Polbeng Raih Sertifikat HKI Desain Industri

KBRN, Bengkalis : Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menerbitkan Sertifikat Desain Industri untuk salah satu hasil karya dosen dan alumni Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng).

Keberhasilan Politeknik Negeri Bengkalis meraih Sertifikat Hak Kekayaan Industri (HKI) berawal dari pengajuan skema untuk mendapatkan dana hibah pengabdian.

Abdul Gofur, Dosen Polbeng yang mengajukan skema serta desain indutri tersebut menjelaskan kepada RRI, Kamis siang (10/06/2021),  proposal yang diajukannya berhubungan dengan Teknologi tepat guna.

"Dari awal saya mengajukan tema pengabdian dari pusat, jadi dosen itu ditugaskan atau disuruh mengikuti kompetisi untuk mendapatkan dana hibah pengabdian, jadi pada itu pengabdiannya tentang tekhnologi tepat guna, alhamdulillah proposal saya diterima untuk mngajukan pendanaan itu,"ungkapnya.

Lebih jauh dipaparkan Abdul Gofur, desain yang di ajukan berjudul “Rancang bangun mesin multi fungsi pengolah pakan ikan”, tiga mesin dijadikan satu dengan menggunakan penggerak satu motor diesel.

"Itu judulnya rancang bangun mesin multifungsi pengolah pakan ikan, ada pengaduknya, peneguknya, ada mesin peletnya. Jadi ketiga mesin itu saya jadikan satu, kemudian motor diesel, untuk luarannya, jadi setiap dosen yang mengajukan penelitian atau pengabdian, setiap dosen itu harus mengajukan luaran, luaran itu artinya hal yang di capai dari pengabdian/penelitian. Itu biasanya berupa HKI salah satunya, kemudian media massa juga di share di you tube,"jelasnya.

Menurut Abdul Gofur, dari sejumlah sub dari HKI, seperti hak cipta, paten sederhana dan desain industri, dia memilih desain industri yang saat itu belum pernah diajukan dari Polbeng Bengkalis.

"Desain industri itu artinya suatu kreasi bentuk kongigurasi untuk komposisi barang yang kita buat sehingga bisa menghasilkan suatu estetika yang bisa digunakan dalam dunia industri, maka dari itu saya ajukan, kebetulan waktu itu di Polbeng belum ada untuk mengajukan hak cipta, sekarang sudah ada ya,"terangnya.

Menurut Abdul Gofur, mesin pengolah pakan ternak hasil desain bersama timnya telah diproduksi untuk memenuhi pesanan produsen, salah satu dari SMK negeri Bengkalis dan produsen pakan ikan.

Abdul Gofur mengajak generasi muda Bengkalis, akademisi dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan mengajukan berbagai macam desain yang berhubungan dengan industri, nantinya akan di fasilitasi oleh Politeknik Negeri Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00