Polbeng Urutan Kedua Dalam Pendanaan Program PWMV

Salah satu produk wirausaha mahasiswa Polbeng

KBRN Bengkalis: Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) berhasil menempati urutan kedua dalam pendanaan Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Republik Indonesia (RI) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. 

Direktur Polteknik Negeri Bengkalis Johny Custer kepada RRI, (5/6) mengatakan Polbeng berhasil meloloskan sebanyak 26 proposal. PWMV dilaksanakan guna mendukung program Kampus Merdeka Kemendikbud untuk pengembangan wirausaha baru dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui pengembangan kegiatan kewirausahaan. Dengan program ini diharapkan akan muncul wirausahawan-wirausahaan muda yang mampu menghasilkan karya kreatif, yang inovatif dalam membuka peluang usaha yang berguna bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi.

“Program PWMV menitikberatkan pada orientasi ide bisnis, proses usaha dan hasil usaha (profit). Program ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi yang mendorong pengembangan inovasi terapan dan menerapkannya di sektor industri wirausaha baik langsung maupun tidak langsung dengan menempatkan mahasiswa/lulusan pendidikan tinggi vokasi sebagai salah satu ujung tombak dalam mengakselerasi pencapaian tujuan tersebut,”katanya.

Johny Custer mengatakan yang memperoleh pendanaan PKMV 2021 terdiri dari 53 Politeknik/Perguruan Tinggi dengan total sebanyak 455 proposal. Setiap kelompok akan memperoleh pendanaan 10 sampai 30 juta. Akmal menyampaikan, sesuai pedoman, dimana PWMV bertujuan untuk menumbuhkan karakter wirausaha bagi mahasiswa vokasi; Menumbuh kembangkan wirausaha baru yang kreatif dan inovatif berbasis teknologi; Membantu mahasiswa dalam menentukan keunikan bisnis berbasis teknologi dengan menemukan celah pasar yang tepat untuk meningkatkan peluang keberhasilan bisnis.

“Dengan memperoleh 26 proposal yang didanai menempatkan Polbeng sebagai Perguruan Tinggi urutan kedua dalam perolehan jumlah proposal yang lolos. Untuk diketahui bersama bahwa pada tahun 2020, Polbeng berhasil meraih peringkat pertama dalam program PWM dengan jumlah proposal yang diterima sebanyak 31 proposal,”ungkapnya.

Walaupun jumlah proposal yang didanai tahun ini agak menurun dari tahun 2020, namun pihaknya tetap bersyukur dan senang serta memberikan penghargaan kepada tim. 

Dibandingkan dengan tahun lalu tingkat kompetisinya jauh lebih besar, hal ini dapat dilihat dari jumlah proposal yang masuk dan perguruan tinggi yang ikut serta. Harapan kami mahasiswa yg memperoleh pendanaan dapat memanfaat semaksimal mungkin dan dapat belajar langsung bagaimana mencari calon wirausahawan. Pihak Polbeng akan terus melakukan pendampingan dalam kegiatan ini, baik yang didanai tahun 2020 maupun yang akan didanai tahun 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00