STIE Syariah Bengkalis Tingkatkan Kerja Sama

KBRN, Bengkalis: Dalam rangka membangun pengabdian kepada masyarakat. STIE Syaraih Bengkalis melakukan perluasan lokasi Kuliah Kerja Mandiri (KKM) bagi Mahasiswa dan Dosen STIE Syari’ah Bengkalis khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan ini dilakukan bertujuan membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas khususnya untuk mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat desa. 

Hal tersebut disampaikan Ketua STIE Syariah Bengkalis Khodijah Ishak, M.E, Sy. kepada RRI, usai kegiatan MoU dengan Desa Godok. Kabupaten Meranti, pada Jumat (27/3/2021).

Menurutnya kegiatan MoU ini merupakan upaya Membangun pengabdian masyarakat yang proaktif dalam mengerakkan aktivitas sosial dan ekonomi kreatif berdasarkan konsep Syari’ah.

"Secara umum program ini dirancang oleh STIE Syari’ah Bengkalis sebagai upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,"jelasnya.

Khadijah menjelaskan kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hal ini dilakukan guna mewujudkan peran penting STIE Syari’ah Bengkalis dalam memajukan bangsa dari segala aspek khususnya pembangunan manusia atau masyarakat. 

"STIE Syari’ah dalam pembangunan tidak saja mendidik dan menyiapkan generasi muda, melainkan membangun sumber daya manusia dengan mengkaji dan menggembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks) sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta berusaha agar ipteks yang dihasilkan bisa relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini dan dapat dimanfaatkan sebagaimana semestinya,"terang Khadijah.

MoU Langsug ditanda tangani Khodijah Ishak selaku ketua STIE Syari’ah Bengkalis dan Sugianto Kepala Desa Gogok kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Meranti. Turut hadir pada kegiatan tersebut H.Muhammad Isa Selamat,MA, Ketua Yayasan Bangun  Insani (YBI) Bengkalis dan aparatur Desa Gogok.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00