Warga Bengkalis Terkonfirmasi Positif Kembali Meningkat Drastis Hari ini

KBRN Bengkalis: 19 warga Kabupaten Bengkalis terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini, Sabtu (26/9/2020), total keseluruhan mencapai 202 kasus. 

Penambahan 19 kasus hari ini, sama dengan penambahan positif yang terjadi pada tanggal 21 September lalu, sempat menurun pada Kamis 25 September kemarin, hanya 2 kasus. 

Popi Yulia Santisa, Juru bicara Satgas Tim Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 Kabupaten Bengkalis kepada RRI malam ini (26/9) menjelaskan, yang di isolasi di rumah sakit 7 orang dan isolasi di Balai Diklat 21 orang serta isolasi mandiri 75 orang, dinyatakan sembuh 2 orang.

“Per 26 September 2020, ada penambahan 19 kasus, total keseluruhan terkonfirmasi positif menjadi 202 kasus. Hingga hari ini, 7 masih diisolasi di rumah sakit, isolasi terpadu di Balai Diklat 21 orang, isolasi mandiri 75 orang, yang dinyatakan sembuh bertambah 2 orang”ungkap Popi.

Lebih jauh dirincikan Popi Yulia Santisa, 19 warga terkonfirmasi positif hari ini, 11 kasus dari kecamatan Mandau, 3 dari Kecamatan Bengkalis, kecamatan Bantan dan bukit Batu masing masing 2 orang dan dari kecamatan Siak Kecil 1 orang. Salah satu dari 19 kasus hari ini, balita berusia 7 bulan, kontak erat dengan pasien 119, orangtua balita tersebut.

“ada anak usia 7 bulan, kontak erat dengan pasien sebelumnya (orangtua/ayah) saat ini isolasi mandiri dirumah, saat ini ayahnya sudah diisolasi di Balai Diklat, ibunya negatif. Jumlah anak yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bengkalis totalnya 11”jelas Popi.

Popi Yulia Santika minta masyarakat untuk melaporkan ke Puskesmas terdekat jika sudah melakukan rapid test dan swab, baik dengan hasil negatif maupun positif guna memudahkan penanganan dan pelacakan kasus. Menyinggung tentang tempat isolasi mandiri, dijelaskan Popi, hanya diperuntukan bagi pasien atau orang yang terkonfirmasi positif tanpa gejala spesifik, namun rumahnya tidak layak untuk pelaksanaan isolasi mandiri.

“Isolasi terpadu itu diperuntukkan bagi warga yang rumahnya tidak memenuhi standar dan kwalitas untuk melaksanakan isolasi mandiri, atau tidak ada yang mengurus dirumahnya. Warga yang saat ini melakukan isolasi mandiri dirumah, jika tidak menerapkan protokol kesehatan, juga akan dibawa ke tempat isolasi terpadu”pungkas Popi Yulia.

Popi Yulia Santisa kembali mengingatkan masyarakat, untuk tetap menaati protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00