19 Warga Kabupaten Bengkalis Terkonfirmasi Positif Covid-19, jumlah Keseluruhan Menjadi 156 Orang

KBRN Bengkalis: 19 warga kabupaten Bengkalis kembali terkonfirmasi positif Covid-19 per Senin (21/9/2020), menambah jumlah terpapar menjadi 156 orang.

Infromasi terakhir yang diterima RRI pada (21/9) pukul 19.00 WIB. Dari Juru bicara Satgas Tim Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Ners.Popi Yulia Santisa SKep, 19 warga yang positif tersebut, di antaranya 12 orang berasal dari kecamatan Bengkalis.

“Hari Senin (21/9/2020), ada penambahan 19 kasus terkonfirmasi. Jadi total terkonfirmasi 156 kasus. Untuk yang dirawat di RSUD ada 7 orang, isolasi di Diklat ada pertambahan 17 orang, sembuh 84 orang dan meninggal dunia alhamdulillah hari ini tidak ada penambahan, masih tetap 5 orang”ungkap Popi.

Lebih jauh dirincikan Popi Yulia Santisa, dari 157 terkonfirmasi positif didominasi dari kecamatan Bengkalis, mencapai 58 dan mayoritasnya trasmisi lokal. Penambahan 19 kasus baru hari ini, 9 di antaranya hasil dari swab massal yang dilaksanakan di dinas PUPR dan BPBD serta Dishub Bengkalis beberapa waktu lalu.

“Kecamatan Bengkalis naik menjadi nomor 1 jumlah kasusnya 58 orang. Transmisi lokal yang paling banyak, dengan swab massal sudah mulai muncul kasus terkonfirmasi. Untuk penambahan hari ini ada 4 orang dari swab massal BPBD dan 4 orang swab massal dari Dishub, ditambah swab massal dari PUPR 1 orang. Jadi ada 9 orang positif dari swab massal”jelas Popi.

Hasil dari swab massal tersebut belum keluar seluruhnya, sebagian lagi masih dalam proses indentifikasi di Lab Biomolekuler Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru.

Sedangkan hasil rapid test yang dilakukan hari ini di beberapa tempat menyusul adanya yang terkonfirmasi positif di instansinya, belum diterima satuan tugas.

“Tes swab belum semua keluar, masih ada yang dalam proses. Untuk rapid tes, masih dalam entry data, hasilnya masih di data karena kan baru selesai tadi sore (21/9) belum keluar hasilnya, nanti akan kami informasikan kembali. Yang rapit tes ini karena ada kontak erat dengan pasien terkonfirmasi”terang Popi.

Ditegaskan Popi Yulia Santisa, karena keterbatasan pengujian di Lab Biomolekuler Pekanbaru, pelaksanaan test swab massal ditunda untuk sementara waktu sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pihak berkompeten di Provinsi Riau. Saat ini prioritas test swab hanya untuk warga yang memiliki gejala spesifik Covid-19 dan untuk para medis yang tidak menggunakan APD saat melayani pasien yang kemudian diketahui terkonfirmasi positif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00