Warga Kabupaten Bengkalis Terkonfirmasi Positif Bertambah Menjadi 137 Orang

KBRN Bengkalis: 11 Warga Kabupaten Bengkalis terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 20 September 2020, bertambah jumlah keseluruhannya menjadi 137 orang.

Juru bicara Satgas Tim Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Ners.Popi Yulia Santisa Skep kepada RRI Senin siang (21/9/2020) menjelaskan, 11 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, 3 orang berasal dari kecamatan Mandau, 6 dari Bathin Solapan dan 2 orang dari Kecamatan Bengkalis.

“Total terkonfirmasi positif Covid-19 ada 137 orang, pertambahan pertanggal 20 ada 11 orang, yakni 3 orang dari kecamatan Mandau, 6 orang dari kecamatan bathin solapan dan 2 orang dari kecamatan Bengkalis. Alhamdulillah untuk terkonfirmasi sembuh bertambah 4 orang”ungkap Popi Yulia.

Menurut Popy Yulia Santisa, dari 137 positif covid, 5 di antaranya meninggal dunia. Jika dilihat dari riwayatnya, pasien terpapar didominasi oleh kontak erat dengan pasien sebelumnya sebanyak 72 kasus dan riwayat perjalanan dari daerah pandemi mencapai 65 orang.

“Kalau yang meninggal sebanyak 5 orang, kalau kasus yang terbanyak adalah dari kontak erat atau transmisi lokal ada 72 orang, sisanya pelaku perjalanan sebanyak 65 orang, kebanyakan kontak erat dengan pasien sebelumnya”jelas Popi. 

Menyinggung tentang pelaksanaan swab test, dijelaskan Popy Yulia Santisa, hingga saat ini telah terlaksana 3.954 test, termasuk swap secara mandiri dan massal.

Hasil dari swap massal yang dilaksanakan di kantor PUPR beberapa waktu lalu, salah satunya terkonfrimasi positif Covid-19, sedangkan untuk swap massal di BPBD masih menunggu hasil dari Lab Pekanbaru.

“Total kemaren yang sudah di swab massal sebanyak 3.954 orang termasuk swab mandiri. Dari total tersebut yang positif ada 114. Untuk Swab massal di PUPR terdapat 1 orang yang positif inisial Tn FR (29) anggota kepolisian, sekarang di isolasi di Badan Diklat Bengkalis. Sementara untuk swab massal di BPBD hasilnya masih menunggu”terang Popi Yulia.

Untuk sementara pelaksanaan test swab massal ditunda hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari Stake holder Provinsi, mengingat kapasitas lab uji, hanya diprioritaskan untuk test swab terhadap kontak erat dari pasien positif Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00