Dinkes Rencana Akan Lakukan "Rapid Tes" Masal Untuk Memastikan Bengkalis Bersih Covid-19

Dinkes Rencana Lakukan Rapid Tes masal

KBRN, Bengkalis : Lima pasien positif Covid 19 Bengkalis saat ini masih di rawat tim medis RSUD Bengkalis. Mereka di rawat di ruangan isolasi sampai saat ini kondisi sangat baik. 

Hal ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra kepada wartawan, Senin (1/6/2020) malam. Menurut Ersan saat ini ke lima pasien ini tinggal menunggu hasil swab mereka keluar.

"Kondisi mereka sejauh ini sangat baik, kita tinggal menunggu hasil swab terakhirnya. Mudah mudahan negatif dan bisa di pulangkan," ungkap Ersan.

Menurut dia, mereka yang di rawat merupakan pasien dari klaster magetan. Mereka suda di rawat sejak beberapa pekan lalu.

Pasca PSBB di Bengkalis berakhir, sudah tidak ada tambahan kasus positif baru dari Bengkalis. Untuk memastikan tidak ada lagi kasus postif baru memang sulit, namun antisipasi agar kasus positif tidak bertambah Ersan berharap masyarakat betul betul mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan sehari hari.

"Dengan new normal yang akan diberlakukan saat ini kita mengimbau masyarakat betul betul mematuhi protokol kesehatan yang telah dibuat pemerintah. Jika keluar rumah dan berada di tempat umum selalu menjaga jarak dan pakai masker," tambah Ersan.

Menurut Ersan, protokol kesehatan saat ini tidak lagi sebatas imbauan pemerintah saja. Tetapi juga sudah menjadi protokol dari Kemenkes dalam penerapan new normal.

Dinas Kesehatan Bengkalis juga berencana akan melakukan rapid tes masal terhadap masyarakat Bengkalis. Namun saat ini masih disusun dan memetakan daerah yang akan dilakukan rapid tes masal.

"Jadi untuk rapid tes masal, namun kita masih menyusun rencana kita ini. Selain itu kita juga petakan mana daerah yang rawan," tambah Ersan.

Menurut Ersan, pihaknya menargetkan upaya rapid tes masal ini bisa terlaksana dalam pekan depan. Sehingga hasilnya bisa ditindaklanjuti dengan segera. 

"Kalau ada yang reaktif hasil rapid tes nanti akan langsung kita lakukan swab," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00