Lapas Bengkalis Bersama TNI-Polri Perang Total Lawan Narkoba

  • 08 Mei 2026 13:27 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Komitmen tegas memberantas peredaran narkoba dan praktik ilegal di lingkungan pemasyarakatan kembali ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis. Bersinergi dengan TNI dan Polri, Lapas Bengkalis menggelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan (Halinar) yang dirangkai dengan sosialisasi bahaya narkoba, tes urine massal hingga razia blok hunian, Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman depan Lapas tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Polres Bengkalis AKP Irsanuddin Harahap, S.H., M.H., serta personel Kodim 0303 Bengkalis, Serda Harnoto, sebagai bentuk penguatan sinergitas antar aparat penegak hukum.

Apel diawali dengan pembacaan ikrar bersama seluruh jajaran petugas sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik ilegal. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan dan edukasi bahaya narkoba kepada warga binaan.

Dalam pemaparannya, dr. Yolanda dari tim medis Lapas Bengkalis menjelaskan dampak serius penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik maupun mental.

“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak organ tubuh, tetapi juga menghancurkan kesehatan mental dan masa depan seseorang. Karena itu kami terus mengedukasi warga binaan agar benar-benar memahami risiko dan bahaya narkotika,” ujar dr. Yolanda.

Selain edukasi, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap 50 warga binaan dan 26 pegawai Lapas sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan integritas internal institusi pemasyarakatan tetap terjaga.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga pembinaan dan peningkatan kesadaran warga binaan.

“Hari ini kita menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba dilakukan secara totalitas. Melalui ikrar ini, integritas petugas dipertaruhkan, dan melalui sosialisasi bersama tim medis serta rekan-rekan Polri, kita menyentuh aspek kesadaran warga binaan. Saya tidak akan memberi toleransi sedikit pun bagi siapa pun yang terlibat Halinar,” tegas Priyo.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi bersama TNI dan Polri menjadi bukti nyata keseriusan Lapas Bengkalis dalam mewujudkan zona bersih dan aman.

“Sinergi dengan TNI dan Polri hari ini adalah bukti nyata bahwa Lapas Bengkalis siap menjadi zona bersih dari narkoba, handphone ilegal maupun praktik penipuan,” tambahnya.

Usai kegiatan sosialisasi, petugas gabungan langsung bergerak melakukan razia ke sejumlah blok hunian warga binaan. Petugas menyisir setiap sudut kamar guna memastikan tidak ada barang terlarang seperti handphone ilegal maupun narkotika yang disembunyikan.

Kehadiran aparat TNI dan Polri dalam razia tersebut turut memberikan dukungan moral dan teknis bagi petugas Lapas dalam memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Sebagai tindak lanjut, Kalapas Bengkalis meminta seluruh jajaran tetap menjaga disiplin tinggi dan menjalankan komitmen yang telah diikrarkan demi mewujudkan transformasi pemasyarakatan yang bersih, profesional dan berintegritas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....