Kapolres Bengkalis Musnahkan Narkoba Jaringan Internasional

  • 08 Apr 2026 15:37 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Ancaman peredaran narkotika yang terus membayangi wilayah pesisir Riau dijawab dengan langkah tegas oleh Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. Belum genap tiga bulan sejak menjabat, ia langsung menunjukkan komitmennya dengan memimpin pemusnahan barang bukti narkotika jaringan internasional dalam jumlah besar.

Pemusnahan tersebut digelar dalam konferensi pers di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Rabu, 8 April 2026.

Kegiatan ini menjadi penegasan keseriusan kepolisian dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Pemusnahan barang bukti pil ekstasi di Mapolres Bengkalis pada Rabu (8/4). (Foto Rep RRI TSM)

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu seberat 48.812,84 gram, pil ekstasi sebanyak 39.582 butir, serta obat jenis etomidate seberat 3.013,08 gram atau setara 347 bungkus. Seluruh barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan tiga perkara besar oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis sepanjang Februari hingga April 2026.

Dalam proses pemusnahan, sabu dilarutkan ke dalam air yang dicampur cairan pembersih. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dihancurkan menggunakan blender sebelum dibuang, guna memastikan barang bukti tidak dapat lagi disalahgunakan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen jajarannya dalam memberantas narkoba secara berkelanjutan.

Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar menyampaikan laporan hasil penangkapan.

“Selama saya menjabat, kami mengusung semboyan tiada hari tanpa pengungkapan. Fakta membuktikan, capaian tiga bulan di tahun 2026 ini sudah menyamai pencapaian satu tahun penuh pada 2025 lalu,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, total barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan 19 kilogram pada Februari, 13 kilogram pada Maret, serta 16 kilogram dari operasi terbaru.

“Ini menunjukkan bahwa wilayah pesisir Bengkalis masih menjadi target jaringan internasional. Namun kami pastikan, Polres Bengkalis akan terus hadir dan tidak memberi ruang bagi peredaran narkotika,” tegasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....