Operasi Zebra 2025 Fokus Edukasi dan Pencegahan
- 17 Nov 2025 19:22 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Polres Bengkalis resmi melaksanakan Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini merupakan bagian dari operasi cipta kondisi menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari, mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya lebih menitikberatkan pada penindakan, maka tahun ini fokus diarahkan pada tindakan preventif dan preemtif.
“Untuk tahun ini, sesuai petunjuk pimpinan dari Mabes Polri, Operasi Zebra lebih difokuskan pada kegiatan preventif dan preemtif. Sekitar 80 persen kegiatannya berupa edukasi, imbauan, dan sosialisasi,” ujar AKP Vino, Senin (17/11/2025).
Meskipun lebih fokus terhadap pencegahan, apabila ditemukan pengendara yang membahayakan baik bagi dirinya ataupun orang lain tetap akan dilakukan penindakan baik melalui tilang electronik maupun manual.
“Penindakan tetap dilakukan, namun porsinya tidak dominan. Pelanggaran yang berpotensi fatalitas tinggi tetap kami tindak, khususnya melalui tilang elektronik,” tegasnya.
Ia menambahkan, penindakan manual hanya dilakukan untuk kasus tertentu seperti balap liar maupun aksi kebut-kebutan di jalan raya. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mematuhi aturan berlalu lintas karena setiap potensi pelanggaran yang ditemukan tetap akan diberikan teguran ataupun tilang.
AKP Vino juga mengimbau masyarakat untuk lebih tertib selama periode operasi berlangsung. Menurutnya, kepatuhan berkendara sangat penting untuk menekan angka kecelakaan menjelang Operasi Lilin 2025.
“Harapan kita, Operasi Zebra dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan, sehingga saat Operasi Lilin nanti kondisi lalu lintas sudah lebih tertib,” katanya.
Polres Bengkalis juga telah memetakan sejumlah lokasi yang masuk kategori blackspot dan troublespot. Pada titik-titik tersebut, polisi akan mempertebal personel untuk penguraian kemacetan serta melaksanakan patroli hunting.
Selain itu, pemasangan rambu tambahan akan dilakukan di titik rawan kecelakaan. Polres juga akan menggandeng stakeholder terkait untuk menganalisis dan mengevaluasi area rawan agar kejadian serupa tidak berulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....