BNNP Riau Berhasil Amankan 20 Kg Sabu dan 10 Ribu Pil Ekstasi

Kepala BNNP Riau Brigjen Polisi Kenedy

BNNP RIAU BERHASIL AMANKAN 20 KG SABU DAN 10 RIBU PIL EKSTASI (ECSTASY)

KBRN Bengkalis: 20 kilogram Narkoba jenis sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi berhasil di amankan Badan Narkotika Nasonal -BNN- Riau dalam operasi penindakan di Kawasan Bengkalis pada Sabtu (8/8/2020).

Dijelaskan Kepala BNN Propinsi Riau Brigjen Polisi Kenedy ketika menjawab RRI pada Senin pagi (8/8), tentang proses operasi penindakan terhadap peredaran narkoba.

Menurut Brigjen Kenedy, operasi penindakan dengan mengamankan 20 kilogram sabu, berdasarkan hasil pemetaan dari informasi dari masyarakat.

“Informasi dari masyarakat akan masuk jenis narkoba di wilayah Riau dan kita trekking ternyata memang benar adanya sehingga kami menurunkan tim kesana, tiga hari lidik disana dapatlah informasi akan masuk menggunakan speedboat, jadi modus sekarangkan 80 persen masuk narkoba dengan jalur laut. Setelah itu karena situasinya sepi disana mereka sudah monitor keberadaan kita sehingga speedboadnya balik lagi, setelah itu mereka berada ditempat yang lain tapi masih tetap di Bengkalis”Ungkap Kenedy.

Kegigihan Tim BNNP Riau akhirnya membuahkan hasil setelah menunggu dan mengintai perpindahan pergerakan kelompok pemasok narkoba ini yang masih di kawasan Bengkalis, kendati tidak berhasil menangkap pelakunya.

“Di Bengkalis juga di Pelabuhan pelabuhan rakyat daerah Pambang, nah ahirnya dengan sigap kita kesana ternyata barang itu turun. Jadi tidak bisa di atas spedboat kita mengambilnya, sesudah turun terus kita lakukan pengejaran mungkin karena diperkirakan semula informasi sekitar 50 kilogram, ternyata yang kita dapat itu sabunya 20 kilo. Selain itu Ada bungkus 5 isinya apa akan kita cek ke laboratorium, artinya mungkin ya masih dari informasi itu yang sisanya 25 kilo sudah lewat, pas kita kejar, motornya ngebut dan barang itu dilempar berserak di jalan”tera ng Kenedy.

Dijelaskan Brigjen Polisi Kenedy, 20 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi yang disita tersebut, disinyalir berasal dari negeri jiran Malaysia, dengan modus dikemas dalam kemasan minuman dan makanan untuk mengelabui petugas

“Panjang pantai sekitar 680 kilometer yang biasa pantai ini juga bisa digunakan didarati oleh speedboat atau kapal kapal kecil yang kita katakan sebagai pelabuhan rakyat, inilah yang bikin susah pengawasan baik dari BNN, dari Polri atau TNI bahkan Bea Cukai tidak bisa mengawasi sepanjang pantai yang berhadapan dengan laut itu sekitar 680 kilometer. Nah ini memang marak dan banyak juga beberapa kasus dari jaringan internasional khususnya Malaysia dan menurut kemasannnya kan kemasan teh wangichiang apalah namanya itu, yang satu kilo satu kilo itu untuk mengelabui petugas dengan dimasukkan dikemasan teh”jelas Kenedy.

Ditegaskan Kenedy, pihaknya bertekad untuk memberantas peredaran narkoba di Bengkalis pada khususnya dan Riau pada umumnya dengan mengerahkan seluruh kekuatan. Masyarakat dihimbau untuk membantu, dengan memberikan informasi kepada BNN dan aparat keamanan terdekat jika mengetahui atau mencurigai adanya pererdaran narkoba, mengingat luasnya daerah yang harus di awasi dengan jumlah aparat yang sangat terbatas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00