Operasi Lancang Kuning Masa Covid-19, Satlantas Polres Bengkalis Utamakan Sosialisasi dan Imbauan

KBO Lantas Polres Bengkalis Iptu Edwi Sunardi

KBRN, Bengkalis : Operasi Patuh Lancang Kuning di masa pendemi covid-19 yang digelar 23 Juli-5 Agustus 2020 atau selama 14 hari, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis mengedepankan sosialisasi dan imbauan sehingga untuk tindakan pelanggaran (tilang) tidak jadi fokus utama dan hal ini sejalan dengan himbauan Kapolda Riau.

Dikatakan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat yang disampaikan KBO Lantas IPTU Edwi Sunardi sedikitnya menilang secara elektronik (e-tilang) sebanyak 194 pelanggaran, baik kendaraan roda dua (sepeda motor), roda empat atau kendaraan penumpang yang ada di Duri maupun di Bengkalis dibandingkan dengan tahun lalu lebih dari seribuan tilang yang dikeluarkan.

Kendaraan ataupun pengendara yang ditilang itu, didominasi oleh sepeda motor sebanyak 137 pelanggaran disusul sekitar 46 pelanggaran kendaraan angkutan barang dan mobil penumpang satu pelanggaran.

Selain dari tindakan tegas penilangan, petugas juga melakukan tindakan peneguran sedikitnya sebanyak 191 pengendara.

"Jenis pelanggaran terbanyak tidak mengenakan helm sebagai pelindung diri atau keselamatan berlalu lintas, disusul dokumen atau alat kelengkapan kendaraan tidak lengkap yang kita tilang juga yang sangat terlihat dengan kasat mata," ungkap KBO Lantas IPTU Edwi Sunardi, Jumat (7/8/2020) siang.

Dijelaskan Kapolres seperti disampaikan Iptu Edwi, gelar Operasi Patuh tersebut, juga dilakukan pemberian brosur-brosur, atau imbauan melalui media sosial (medsos), memasang spanduk  di 20 titik, juga menyebar kurang lebih 200-an stiker tentang mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19.

"Kita berharap dengan Operasi Patuh ini masyarakat patuh dan tertib berlalu lintas dan juga melaksanakan protokol kesehatan. Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan pola sosialisasi atau imbauan serta edukasi kepada masyarakat pengendara karena masih dalam masa pandemi covid-19," terang Iptu Edwi.

Dibandingkan dengan tahun lalu, dengan pola berbeda di saat pandemi covid-19, disampaikan Iptu Edwi memang terjadi penurunan penindakan yang signifikan dalam kegiatan Operasi Patuh tahun ini.

"Memang ada penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan operasi yang sama. Tahun ini perubahan pola karena di masa pandemi covid-19. Untuk giat operasi yang sama pada tahun lalu petugas menilang 1.502 pelanggaran," imbuhnya.

KBO Lantas Edwi juga mengimbau untuk tertib dan sopan santun berlalu lintas dan jangan lupa memakai helm standar bagi pengendra dan yang berboncengan dan jangan lupa memakai masker.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00