Penyalahgunaan Narkotika di Bengkalis Semakin Meningkat

KBRN Bengkalis :99 kasus penyalahgunaan narkoba berhasil diungkap jajaran Kepolisian Resort Bengkalis selama periode Januari  hingga Juni 2020, dengan jumlah tersangka mencapai 172 orang.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Narkoba AKP Syahrizal siang tadi Selasa (30/6) kepada RRI Menjelaskan,  terjadi kenaikan signifikan penyalahgunaan narkoba pada periode berjalan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019. Periode Juni 2019 berhasil diungkap 22 kasus, sedangkan di Juni 2020 naik menjadi 24 kasus.

“Selama pandemi ini, sepertinya makin banyak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Bengkalis ada peningkatan sampai new normal ini ya”kata Syafrizal

Ditegaskan AKP Syahrizal, Polres Bengkalis telah membentuk tim Khusus untuk mencegah peredaran dan penyalahggunaan narkoba, termasuk menjalin kemitraan dengan masyarakat untuk mengawasi masuknya narkoba melalui pintu pintu masuk ilegal.

Barang bukti yang disita dan dimusnahkan selama periode tahun 2018 hingga periode Juni 2020, didominasi Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Khusus selama pandemi ini terjadi tren baru dalam penyalahgunan narkotika jenis ganja.

“Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, tapi ditahun 2020 ini diawal tahun kita masih nangkap sabu dalam skala besar, kemudian baru 2 minggu yang lalu kita nangkap narkotika daun ganja di Bengkalis, artinya rata semua seperti ini, ada tren baru sepertinya dibengkalis”ungkap Syahrizal 

Data dari Satnarkoba Polres Bengkalis menyebutkan,  pada tahun 2019 berhasil diungkap 205 kasus penyalahgunaan narkoba, melibatkan 318 tersangka, dengan barang bukti jenis narkotika ganja 1.281 gram, sabu 56.000 gram lebih dan pil ekstasi 45.000 butir.Pada periode Januari hingga Juni 2020, dari 99 kasus yang terungkap, berhasil disita narkotika Sabu sebanyak 25.000 gram lebih, Ganja mendekati 17.000 gram dan 313 butir pil ekstasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00