Nahkoda Kapal Nelayan WNA Kembali di Tahan Karena Diduga Terlibat Narkoba

Nahkoda kapal (Dalam lingkaran) salah satu dari 3 nelayan asal Malaysia juga terlibat narkoba

KBRN, Bengkalis : Vonis terhadap 3 warga negara asing (WNA) asal Malaysia sudah diputuskan vonis bebas pada Selasa, (24/6/2020), namun satu dari tiga tersangka tersebut yakni Heng Wah Wat (49 tahun) tetap menjalani proses hukum karena terlibat tindak pidana narkoba.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Polair AKP Rahmat Hidayat yang disampaikan Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) IPDA Dodi Ripo membenarkan penahanan kembali satu orang WNA asal malaysia yang bertugas sebagai nahkoda karena Ia terbukti positif gunakan narkoba jenis sabu-sabu dan juga ditemukan 1 paket kecil berat 0,8 gram dikapalnya yang diakui miliknya.

"Saat ditangkap ditengah laut, kemudian dilakukan penggeledahan di kapal ketika sudah sandar di dermaga Polair, maka di temukan Narkotika jenis sabu-sabu beserta alat hisap yang di akui milik tersangka Heng wah wat sebanyak 1 paket,"ungkap Kanit Gakkum IPDA Dodi Ripo, saat dikonfirmasi RRI, Kamis,(25/6/2920).

Diceritakan Dodi Ripo, tersangka Heng Wah Wat mengaku bahwa dirinya memang sebagai pengguna Narkotika jenis sabu. Ia membeli sabu itu di Batu pahat Malaysia dengan harga RM100, dan mulai dari berangkat sudah 3 kali menggunakan sabu-sabu tersebut.

"Dia sekarang sudah ditahan di Mapolres Bengkalis, sedangkan dua ABK diantaranya Tan Chong Pin (61) dan Pula Sin Kue (56) ditahan di Imigrasi Bengkalis,"ungkapnya.

Dijelaskan Ripo kasus narkoba yang di lakukan nahkoda kapal ini sudah diproses bersamaan dengan penyerahan nelayan lainnya ke Kejaksaan negeri Bengkalis, kini pelaku tinggal menunggu proses persidangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00