NAPI Lapas Bengkalis Yang Kabur, Berhasil di Bekuk di Provinsi Sumut

Napi Kabur dari Lapas Bengkalis telah di tangkap di Sumut

KBRN, Bengkalis : Nara Pidana Syamsuardi yang kabur dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Bengkalis sehari sebelum bulan ramadhan berhasil di ringkus di Brastagi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Senin, 1 Juni 2020.

Kepala lapas Bengkalis Edi Mulyono, A.Md.IP,S.Sos, SH, MH melalui rilis humas lapas bengkalis membenarkan bahwa napi yang kabur tersebut Syamsuardi telah di tangkap kembali di daerah Medan Minggu kemarin sekitar pukul 11.30 WIB siang.

"Sdr. Syamsuardi berada di daerah Berastagi, Provinsi Sumatera Utara.Berdasarkan informasi dari masyarakat,kita langsung memerintahkan 6 orang petugas untuk melaksanakan pencarian ke daerah Berastagi, Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara dan berkoordinasi dengan Polres Tanah Karo,"kata Edi Mulyono, A.Md.IP,S.Sos, SH, MH,Selasa,(2/6/2020).

Dikatakan Edi Mulyono dengan kerjasama dengan Polres Tanah Karo pada Senin 1 Juni sekitar pukul 11.30 WIB tim melakukan pemetaan lokasi Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Syamsuardi di lokasi tinggalnya dan bersembunyi.

"Setelah pemetaan diketahui Syamsuardi tinggal di rumah Mustakin yang merupakan saudara Ipar terpidana di jalan jamin ginting belakang SMIK Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, selanjutnya sekitar pukul 13.30 WIB tim dari Lapas Bengkalis yang di pimpin langsung oleh Kepala KPLP Aris Yulianta di bantu dari Polres Tanah Karo bergerak menuju sasaran rumah Sdr. Mustakim untuk dilaksanakan penangkapan,"Kata Edi Mulyono.

Ternyata saat penggeledahan Syamsuardi berhasil melarikan diri serta bersembunyi di kebun tidak jauh dari rumah Iparnya,setelah dilakukan penyisiran juga belum berhasil di bekuk, namun pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB tim dapat info bahwa Syamsuardi kembali ke rumah.

"Dengan informasi tersebut tim langsung kembali ke rumah Mustakim dengan melakukan pengepungan namun Ia sempat lari ke arah selatan dan berhasil di tangkap di belakang SMIK Kecamatan Berastagi, menjelang di bawa ke Bengkalis malam itu juga Syamsuardi di titipkan di Polres Tanah Karo"kata Edi Mulyono.

Sebagai mana diketahui kedua Narapidana yang melarikan diri dari Lapas Bengkalis pada akhir April yakni Syafran alias Ran dalam kasus narkotika dan pencurian dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 2 bulan dan 1 tahun kurungan,  napi ini beralamat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. 

Kemudian, napi atas nama Syamsuardi alias Ardi dengan perkara narkotika hukuman 7,5 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan, beralamat Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

"Dua napi yang kabur ini telah berhasil kami tangkap kembali dan sudah diamankan.” pungkas Kalapas Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00