Pelaku Aksi Demo Saat PSBB Telah di Vonis PN Bengkalis

4 terdakwa jalani sidang online terkait aksi demo saat PSBB di Kabupaten Bengkalis

KBRN,. Bengkalis : Empat terdakwa aksi demo pada saat pelaksanaan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah vonis Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Sidang yang dilaksanakan pada Rabu,27 Mei 2020 pukul 16:00 WIB dengan cara online dari Pengadilan Negeri (PN), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Bengkalis yang di pimpin Ketua majelis hakim Mohd.Rizky Musmar,SH,MH dan didampingi 2 hakim anggota Febriano Hermady,SH dan Rentama puspita parianti Situmorang  dari ruang sidang Cakra.

Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) dari kejari Bengkalis Iwan Roy Carles dan Irvan Rahmadani Prayoga, SH dilaksanakan di aula kejari Bengkalis.

Sementara untuk empat terdakwa tersebut RHS (23 tahun) warga kecamatan Bengkalis, MHR (21 tahun),MAA (21 tahun) dan MH (24 tahun) yang ketiganya warga Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis,Riau didampingi kuasa hukumnya  berada di Polres Bengkalis.

Dalam sidang tersebut Ketua majelis hakim Mohd.Rizky Musmar mendengarkan keterangan 3 orang saksi yang disiapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis juga mempersilakan para terdakwa memberikan keterangan tentang apa yang dikatakan para saksi. 

JPU Iwan Roy Carles saat di konfirmasi menyebutkan bahwa terhadap kasus pelanggaran PSBB tersebut pihaknya mengajukan tuntutan denda Rp1 juta subsider 1 bulan kurungan. 

"Kita ajukan tuntutan denda satu juta rupiah subsider 1 bulan kurungan dan kita juga menghadirkan 3 saksi,"kata Iwan Roy Charles.

Sebelum vonis, sidang yang berlangsung sampai pukul 20:00 WIB sempat istirahat 3 kali dan Majelis hakim akhirnya bacakan putusan terhadap 4 tersangka.

"Terhadap masing-masing terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti telah melanggar Pasal 216 ayat (1) jo Pasal 218 KUHP Psl 10 UU RI nomor 9. Tahun 1998, Ttg Penyampaiyan Pendapat di Muka Umum,menghukum masing-masing terdakwa membayar denda sebanyak Rp500.000 apabila denda tidak di bayar maka diganti 1 ( Satu) Bulan kurungan,"kata Ketua majelis Hakim Mohd.Rizky Musmar.

Ketua majelis menyampaikan bahwa apabila merasa tidak puas dapat mengajukan upaya hukum yang ada.

Terkait dengan putusan tersebut kuasa hukum ke empat tersangka yang melakukan aksi Jon Hendri, SH.MH, Gunawan, SH, Sopiana, SH, Trionesia, SH, Heryanto, SH menyatakan pikir-pikir karena masih ada waktu dua minggu setelah putusan.

"Kita menyatakan pikir-pikir karena kita masih punya waktu selama dua minggu setelah putusan,"kata Kuasa Hukum Jon Hendri saat di konfirmasi.

Pada berita sebelumnya dikabarkan pada Kamis 21 Mei 2020 pukul 09.00 WIB, saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah beredar di Media Sosial yaitu whatssapp tentang adanya AKSI KAMISAN yang isinyatentang ajakan/undangan untuk melakukan aksi solidaritas darigabungan Mahasiswa Bengkalis yang akan diadakan pada Kamis 21 Mei 2020 sekira pukul 15.00 WIB bertempat di kantor Bupati Bengkalis.

Aksi tersebut dilaksanakan pada saat pemberlakuan PSBB di Kabupaten Bengkalis dan tanpa mengantongi surat izin dari pihak Polres Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00