Polres Dalami Aktor Pelaku Perambah Hutan Lindung di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan

KBRN, Bengkalis : Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis masih terus mendalami aktor utama pelaku perambahan hutan lindung Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, pasca beberapa tersangka dan barang bukti telah diamankan Ditkrimsus Polda Riau beberapa hari yang lalu. 

Hal ini disampaikan Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, SIK, bahwa dari hasil pemantauan lewat udara beberapa hari lalu oleh Kapolda dan tim setelah sejumlah tersangka diamankan, memang ada bekas-bekas aktifitas ilegal loging (Ilog) di kawasan hutan lindung Giam Biofer Siak Kecil. 

"Dalam aktifitas meraka, dengan memanfaatkan kanal-kanal yang ada di sekitar untuk mengeser kayu olahan hari ilog dari hutan ke tempat penampungan. Bahkan juga terpantau ada empat titik pondok dalam hutan tersebut. Dan akibat ilog ini sduah ada sekitar 10 hektar yang rusak, "ungkap Kapolres kepada sejumlah wartawan, Minggu (28/11/2021).

Terkait masih adanya aktifitas ilog di Giam Biosfer Siak Kecil ini, masyarakat diyakini tetap mengetahui kegiatan tersebut, sehingga diminta untuk kerjasamanya dalam menjaga hutan, yakni dengan melapor ke Kepolisian (identitas pelapor disembunyikan), jika kembali ada aktifitas ilog. 

"Artinya masyarakat sekitar jangan sampai mau dimanfaatkan saja oleh para pembisnis. Kita juga secara konkrit juga belum tahu, apakah mereka membabat hutan hanya memanfaatkan kayunya, atau sekaligus memanfaatkan lahannya untuk tamanan sawit dan sebagainya. Ini yang masih kita dalami penyelidikannya, "jelas Hendra. 

"Sekarang memang belum merasakan akibat dari kerusakan hutan. Tapi nanti dikemudian hari anak cucu kita, jika memang hutan sudah rusak, maka akan terjadi bencana alam seperti banjir bandang mengarah ke perkampungan. Karena lokasi tangkapan air dalam hutan sudah gundul akibat ilog,"kata Hendra Gunawan.

"Biofer ini menjadi perhatian dunia karena memang menjadi paru-paru dunia untuk menangkal pemanasan global. Oleh karena itu mari sama-sama menjaga kelestarian hutan untuk keseimbangan alam, "harap Kapolres.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar