Satreskrim Polres Bengkalis dan Polsek Siak Kecil Ringkus Pelaku Ileggal Logging Giam Siak Kecil

Kayu hasil tangkapan di Siak Kecil
Pelaku ilegal logging bdan pelaku perjudian

KBRN, Bengkalis : Kepolisian Resort Polres Bengkalis melalui Satreskrim di backup Polsek Siak Kecil berhasil meringkus dua orang pelaku ilegal loging disungai Nibung Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi didampingi personel Satreskrim Anggun Apriansyah dalam Konfrensi persnya Kamis, 21 Oktober 2021 dihalaman Mapolres Bengkalis.

Meki Wahyudi menyebutkan dua orang pelaku yang telah ditetapkan tersangka tersebut diantaranya Jeprizal alias Jef warga Sungai Bakung dan selaku pemilik Kayu Olahan dan Rifaldi Syahputra warga Kampar, Sungai Linau, selaku Kernek.

"Dan kita juga melakukan penyitaan satu unit mobil Truk Counter 125, Nomor Polisi BM 9664 DC bermuatan kayu olahan jenis campuran sebanyak kurang lebih 10 Kubik di Areal Lokasi PT. BOB Desa Sungai Nibung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis," kata Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi.

Dua orang pelaku ini ditangkap pada hari Senin 11 Oktober 2021 pukul 02.00 WIB dini hari di Jalan Pelajar Dusun  Areal Lokasi PT. BOB Desa Sungai Nibung siak kecil, dengan barang bukti, satu Unit Mobil Truk Counter 125 Warna Kuning, Nomor Polisi BM 9664 DC serta kayu olahan jenis Campuran yang berada dimuatan Truk Canter 125 kurang lebih sebanyak 7 Kubik.

"Kayu olahan Jenis Campuran yang berada di dalam sungai, yang belum dimuat ke dalam Truck kurang lebih sebanyak 3 Kubik. Pada Minggu,10 Oktober 2021 sekira jam 23.30 WIB Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Bengkalis bersama dengan Personil Polsek Siak Kecil yang dipimpin Kapolsek Siak Kecil beserta 11 orang anggota melakukan penyelidikan tentang adanya dugaan praktek Ilegal logging di Jalan Pelajar  Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis,"ujarnya.

Kemudian pukul 02.00 WIB dini hari ditemukan Kayu olahan yang telah dimuat ke dalam Truck Canter 125 sebanyak kurang lebih 7 Kubik, serta kayu olahan yang terdapat didalam paret dan belum dimuat. Adapun kayu olahan yang disita tersebut diduga berasal dari Kawasan Hutan Lindung Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Pelaku dijerat dengan pasal yang diduga atau yang dipersangkakan kepada kedua pelaku ini adalah pasal 94 ayat 1 huruf a junto pasal 88 ayat 1 huruf a junto pasal 98 ayat 1 undang-undang republik Indonesia nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di mana ancaman hukum hukumannya adalah di atas 5 tahun atau sekitar 8 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00