Warga Tangkap Pelaku Pencurian Kotak Infak Mesjid, Kini di Proses Polisi

Polisi amankan pelaku pencurian kotak Infak

KBRN, Bengkalis : Fahizan alias Izan (41 tahun) warga berasal dari Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara terpaksa tinggal di balik jeruji besi karena melakukan tindak pidana pencurian kotak infak di dalam rumah ibadah.

Izan diamankan setelah kedapatan sedang melancarkan aksi menggasak kotak infak, Rabu (28/7/2021) siang di Masjid Nurul Huda Kelurahan Rimba Sekampung dan terekam oleh kamera pengawas atau CCTV masjid.

Kemudian Izan tak dapat berkutik setelah berhasil ditangkap petugas masjid meskipun sempat berusaha melawan untuk melarikan diri.

Aksi yang dilakukan ini ternyata tidak hanya satu rumah ibadah, kotak infak Masjid Al Muttaqin yang berada di Desa Pangkalan Batang juga dilibas pelaku.

Setelah diamankan, Izan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Aksi pelaku sedang menggasak kotak infak masjid terekam CCTV dan saat besamaan disaksikan oleh petugas masjid. Melihat aksi  tersangka ini, kemudian petugas masjid melakukan penangkapan, juga turut diamankan barang bukti uang hasil curiannya," ungkap Kapolres AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T didampingi Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K saat gelar jumpa pers, Kamis (29/7/2021) siang.

Barang bukti yang diamankan empat unit kunci-kunci, 36 lembar uang pecahan Rp5 ribu, 9 lembar uang pecahan Rp10 ribu, 1 lembar pacahan Rp20 ribu, tas sandang warna hitam, 39 lembar pecahan Rp2 ribu, 1 lembar Rp1.000, satu unit sepeda motor warna hitam.

"Untuk belanja pak," ujar singkat Izan seraya tertunduk.

Aksi Izan menggasak isi kotak infak masjid terekam kamera pengawas itu, juga viral di media sosial (Medsos). Dan menuai beragam komentar dari para warganet.

Tersangka Izan ini akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 Jo Pasal 362  KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara 9 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00