Tiga Pelaku Tindak Pidana Narkoba di Tuntut JPU Dengan Pidana Mati

Sidang 3 terdakwa kasus narkoba
Siaran Pers hasil sidang tuntutan

KBRN, Bengkalis : Tiga orang pelaku tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Bengkalis kembali dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Rabu,16 Juni 2021 sore.

Ketiga terdakwa ini terbukti melakukan tindak pidana pemufakatan jahat sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu seberat 42 kilogram (Kg) lebih dan 23 ribu butir atau berat sekitar 10 kg.

Ketiga terdakwa adalah DUL ( 41 tahun) Jalan Utama Jangkang Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Bengkalis , AND (39 tahun) Jalan Gazhali Kecamatan Bantan, Bengkalis Dan NAS alias Nantan (39 tahun) warga Jalan Penampar Desa Deluk Kecamatan Bantan, Bengkalis.

Tuntutan tersebut dibacakan JPU, Imanuel Tarigan, S.H didampingi Irvan R Prayogo, S.H pada sidang secara virtual Rabu (16/6/2021) di Aula Kantor Kejari Pertanian. Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua Soni Nugraha, S.H, M.H didampingi dua Hakim Anggota Wimmi D. Simarmata S.H, M.H dan Ulwan Maluf, S.H berada di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Sedangkan ketiga terdakwa memakai  rompi khusus terdakwa berada di Lapas Kelas II Bengkalis.

Usai tuntutan dibacakan ketua majelis hakim  Soni Nugraha memberikan hak kepada terdakwa untuk pembelaan dan ketiganya hanya mengajukan permohonan dan meminta hukuman seringan ringannya.

Soni juga menyampaikan sidang putusan akan kembali di gelar pada 23 Juni 2021.

Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti, S.H, M.H turut menyaksikan pembacaan tuntutan mati tiga terdakwa tersebut menyebutkan, bahwa tuntutan tersebut sebagai upaya komitmen penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku tindak pidana terutama Narkoba yang sengaja diselundupkan ke wilayah Indonesia.

"Jumlah narkotika yang dibawa dalam jumlah yang sangat besar dan barang itu diambil dari negeri jiran. Dan tuntutan ini kami berikan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku, baik kurir atau apapun berfikir dua kali untuk berbuat kalau tidak maka cari mati. Karena peredaran narkotika ini sudah sangat mengkhawatirkan," ungkap Kajari Nanik dalam siaran persnya.

Atas tuntutan mati itu, para terdakwa di hadapan majelis hakim sempat meminta hukuman seringan-ringannya. Namun, JPU tetap pada tuntutannya, yakni pidana mati.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kasus ini terungkap saat petugas Polsek Bantan di backup Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis membekuk ketiga pelaku, Ahad (6/12/2020) akhir tahun lalu.

Petugas menyita 4 buah tas yang berisikan barang haram tersebut di speedboat saat berada di Bangsal Arang Perairan Sungai Jangkang, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang berasal dari wilayah Malaysia.

Petugas membekuk 3 orang pelaku DUL, AND dan NAS serta barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 3 buah tas berisi 44 bungkus sabu, sebuah tas berisi 5 bungkus besar berisi ekstasi, 1 unit speed boat dan mesin tempel 60 PK dan 5 unit Ponsel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00