Terduga Teroris Di Kecamatan Bhatin Solapan di Tangkap Densus 88 Hebohkan Warga

Gambar Ilustrasi Densus 88

KBRN, Bengkalis : Penangkapan salah seorang warga di Kecamatan Bhatin Solapan Kabupaten Bengkalis pada Senin, 14 Juni 2021 oleh Tim Densus 88 Mabes Polri bikin heboh warga karena tim menggunakan pakaian lengkap serta membawa senjata.

Penangkapan terduga teroris pada Senin (14/6/2021) juga terjadi di Pekanbaru. Tim Densus 88 Mabes Polri setelah melakukan penangkapan di Pekanbaru langsung bergerak melakukan penangkapan di Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan tepatnya jalan Jambu RW 09 desa tersebut.

Terduga teroris diamankan di tempat tersebut sekitar pukul 10.00 WIB Senin pagi, tepatnya di depan salah satu Sekolah Dasar.Upaya penangkapan berlangsung cepat, satu orang pria diamankan.

Ketua Rukun Warga (RW) 09 Desa Boncah Mahang Suriaman saat di konfirmasi wartawan, Selasa (15/6/2021) siang membenarkan adanya penangkapan di wilayahnya.

Menurut dia, saat kejadian dirinya tidak berada ditempat, hanya saja kejadian tersebut dikabarkan oleh warga yang melihat kejadian. Dari keterangan warga saat penangkapan terduga teroris dia bersama istrinya mengantarkan tugas daring ke sekolah anaknya di sekitar lokasi penangkapan.

"Informasi masyarakat seperti itu kejadian sekitar pukul 10.00 WIB kemarin. Lebih dari dua orang tim Densus 88 yang menangkap terduga teroris ini, saat petugas datang dia bersama istrinya dan petugas hanya mengamankan pria tersebut sementara istrinya tidak," ungkapnya Ketua RW 09

Sementara itu terkait identitas dari terduga teroris, pihak Suriaman tidak mengetahui secara pasti. Karena pria yang diamankan ini bukan warganya melainkan warga dari RW 08 yang berada disekitaran pasar Sidomulyo.

Meskipun demikian, informasi dirangkumnya dari masyarakat pria yang diamankan tersebut tidak beridentitas sebagai warga Desa Boncah Mahang. Karena KK yang dimilikinya masih beralamat Kota Dumai.

"Kabarnya baru sekitar tiga sampai empat bulan dia tinggal di desa kita. Karena tidak tinggal di RW 09 kami tidak mengetahui pasti identitasnya bahkan kami belum pernah bertemu dengan orangnya," tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Boncah Mahang Romayono membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penangkapan ini.

"Kita belum tau apakah warga kita atau tidak. Tapi informasi masyarakat warga pendatang baru tiga bulan di sini tapi tidak tahu kita identitasnya,"kata Kades.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00