Program GRATIEKS : Potensi Lokal Menuju Eksosistem Pertanian Modern

KBRN, Bengkalis : Melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (GRATIEKS) Komoditas Pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengharapkan potensi lokal mampu menuju ekosistem perekonomian pertanian yang kian modern.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) GRATIEKS yang ditaja Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru,  Selasa (15/6) di balroom hotel Marina Bengkalis.

"Tentunya kita semua berharap melalui gerakan ini kita bisa mengakomodasi seluruh potensi lokal yang ada di Kabupaten Bengkalis menuju ekosistem pertanian yang modern," ujar Wabup Bagus Santoso.

Semua komoditas unggulan tersebut terdapat di Kabupaten Bengkalis, untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis menyambut baik serta sangat mendukung program GRATIEKS ini, karena ianya dapat menjadi suatu langkah strategis dan program jangka panjang dalam meningkatkan sisi produksi komoditas unggulan Kabupaten Bengkalis.

"Dan yang tak kalah pentingnya, program ini dapat kita sinergikan serta kita kolaborasikan dalam mencapai visi pemerintah daerah yakni mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera, terutama dalam menjalankan misi mewujudkan pengelolaan potensi keuangan daerah, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang efektif dalam memajukan perekonomian melalui penjabaran penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal dan menjamin keberlangsungan usaha masyarakat, pemberian stimulus ekonomi dan penyediaan sarana prasarana pendukung bagi petani dan nelayan," kata Wabup.

Pria yang juga gemar berkebun ini mengingatkan, kesuksesan program GRATIEKS akan terwujud apabila semua pemangku kepentingan pembangunan pertanian menyatu dalam satu tekad dan aksi dari hulu sampai hilir sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing guna mendorong dan memfasilitasi meningkatkan ekspor komoditas pertanian kita. 

"Tantangan terbesar dan terberat bagi kita semua termasuk kami pemerintah daerah kedepannya adalah bagaimana kita bisa selalu semangat berjuang, tetap berpikir positif dan tetap berkarya dengan mempersiapkan produk-produk inovasi lokal yang bermutu dan berkualitas baik," ujarnya.

Orang nomor dua di Negeri Junjungan ini mengajak masyarakat untuk melakukan upaya kemandirian dengan melakukan aktivitas bertani dan berkebun.

"Setelah Covid telah teruji dan terbukti kekuatan ekonomi berada pada tanaman pangan, ternak ikan dan berada pada bagaimana kita mengelola lahan dan pekarangank kebun serta sawah kita," ungkap pria yang akrab disapa Mas Bagus ini.

Selanjutnya : Balai Karantina Kelas I

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00