Lapas Bengkalis Gelar Deklarasi dan Bertekad Raih WBK/WBBM Tahun 2021

Lapas Gelar Deklarasi Raih WBK dan WBBM tahun 2021

KBRN, Bengkalis : Mewujudkan komitmen sebagai wilayah bebas korupsi, bersih melayani, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis gelar Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI tahun 2021.

Kegiatan deklarasi dan pencanangan di Halaman Lapas Jalan Pertanian Bengkalis, Jumat (19/2/2021) siang juga diikuti oleh jajaran Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Bengkalis. 

Turut hadir menyaksikan Kepala Divisi Administrasi Kemenkum HAM Wilayah Provinsi Riau, Rudi Hartono, Sekretaris Daerah Bengkalis H. Bustami HY, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut dibuka dengan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Edi Mulyono dan Kepala Rupbasan, Arian Suswanto.

Selain kegiatan tersebut, agar menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) berjalan dengan baik, turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama atau MoU antara Lapas Kelas IIA Bengkalis dengan beberapa petugas penegak hukum diantaranya, dengan Polres, Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negeri (PN) dan Kodim 0303/Bengkalis serta Bea dan Cukai dan Imigrasi Bengkalis.

Kepala Divisi Administrasi Kemenkum HAM Riau, Rudi Hartono berharap dengan adanya deklarasi dan pencanangan ini, agar Lapas Bengkalis selalu menjalin sinergitas dengan aparat penegak hukum dalam pelaksanaan Tupoksi khususnya dalam deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas. 

Dia juga meminta pengawasan dan dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk dapat bekerja sama, sehingga Lapas Bengkalis meraih predikat WBK dan WBBM.

"Dengan harapan agar kita semakin profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif atau PASTI," pesannya.

Kesempatan ini Kepala Lapas Bengkalis Edi Mulyono menyatakan dengan dilakukannya dekalarasi dan pencanangan tersebut pihaknya akan berkomitmen berintegritas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terbaik, dan menerima masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. 

"Kita berharap masyarakat sangat puas dengan pelayanan kita. Dan target cepat tepat bisa diwujudkan. Kemudian kita akan lakukan peningkatan layanan jika ada kendala. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan nanti bisa tercapai,"kata Edi.

Selain itu Kalapas juga menyebutkan saat ini lapas telah ada aplikasi SILAPIS, dimana program ini untuk memudahkan bagi keluarga warga binaan yang akan berkunjung,"ya aplikasi ini bagi yang akan berkunjung cukup daftar dari rumah saja, dan ketika sampai ke Lapas tinggal masuk sesuai dengan jadwal, namun karena Covid-19 kunjungan masih dibatasi,"kata Edi kepada media. 

Sementara itu, Sekda Bengkalis H. Bustami HY dalam sambutannya berharap, kepada seluruh unsur yang ada di Lapas Bengkalis terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dan warga binaan. Serta, senantiasa berkomitmen untuk mencegah praktek pungutan liar (Pungli) dan gratifikasi. 

"Karena korupsi, Pungli serta gratifikasi itu harus kita lawan bersama-sama. Menurut kami, untuk mewujudkan WBK dan WBBM itu intinya adalah adanya peningkatan kualitas pelayanan publik termasuk kualitas pelayanan," ujarnya.

Namun, perlu diingat katanya, bahwa kualitas pelayanan yang diciptakan tersebut haruslah pelayanan yang sistematis, efektif, efesien dan terukur.

"Mari bersama kita jadikan dan tunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa Lapas Bengkalis sebagai wilayah bebas korupsi dan melayani bukan hanya sekedar slogan. Jangan gerah dengan keadaan, kita harus bisa memberikan sesuatu yang luar biasa dan dengan deklarasi ini, harus menjadi motivasi bagi aparatur guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik," ajaknya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00