Polda Riau Kunjungi Kampung Tangguh Nusantara Desa Pedekik

KBRN,Bengkalis: Bertempat di Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Tampak ibu - ibu bersemangat memakai kaos seragam dan ciri khas topi caping kelompok Dasa wisma Afrika binaan PKK desa Pedekik sedang berlatih atau mempersiapkan akan kedatangan rombongan dari Polda Riau yang akan melihat Dusun Kelapasari desa Pedekik menjadi Kampung Tangguh Nusantara. Jumat sore.(15/01).

Pejabat Kepala Desa Pedekik Khaidir didampingi Ibu Pj Kades Pedekik Rita Afriana mengatakan Desa Pedekik yang di pilih menjadi salah satu kampung tangguh Nusantara oleh Polres Bengkalis.

"Warga  saya dusun Kelapasari sangat senang dan antusias dengan diusulkan desa nya menjadi kampung tangguh Nusantara, mereka sudah terbiasa bercocok tanam (petani). Untuk menanam sayur sayuran baik kebutuhan sehari-hari sudah bisa terpenuhi seperti cabe, sayuran kangkung, ubi dan ibu - ibunya yang membentuk dasa wisma Afrika sudah bergerak membangun kampung atas kerjasama dan binaan PKK desa dan Kecamatan," terang Khaidir di saat menunggu rombongan dari Polda Riau yang akan datang.

Khaidir pun memaparkan untuk program desa Pedekik di tahun 2021 ada salah satu tanaman Gayong akan menjadi icon desa Pedekik.

"Dusun Kelapasari akan kita tanam Gayong baik ke warga dan tanaman ini banyak manfaatnya baik umbinya dan daunnya lebar bisa dimanfaatkan untuk kerajinan dan ada tanah desa Aan kita tanam Gayong. Untuk itu kami bersama derektur Bundes, pendamping desa, dan desa wisma juga PKK desa akan studi banding ke Sumatra Selatan karena disana pengembangan tanaman Gayong sudah lama dan mereka ekspor ke luar negeri," papar Kades Pedekik.

Tanaman Gayong cocok ditanah gambut merupakan tanaman tropis. Pj Kades Pedekik juga berharap pengembangan tanaman Gayong dimulai dari desanya," tanaman ini tidak disukai hama babi dan perawatannya tidak rewel bisa panen umur 8 bulan, warga kita sudah ada yang menanamnya tapi karena bibit tak banyak kita akan melihat atau membeli bibit ke Sumatra Selatan (Palembang) untuk kita bagi bagikan ke warga dan sepanjang jalan dusun Kelapasari akan di tanam Gayong ini," ungkap Khaidir.

Rita Afriana sebagai istri Pj Kades Pedekik juga pembina PKK desa Pedekik sangat bangga atas partisipasi kaum perempuan desanya yang aktif dalam program andalan PKK  yaitu dasa wisma.

"Desa Pedekik memiliki sekitar 20 dasa wisma dan dasa wisma Afrika ini termasuk dalam Kampung Tangguh Nusantara dan sudah menanam tanaman Gayong dan juga tanaman lainnya dan sudah kita buat dodol labu, bubur sumsum dan banyak lagi produk dasa wisma Afrika dan PKK desa Pedekik akan mempertandingkan tiap dasa wisma di desa Pedekik ini, mereka antusias mempersiapkan kelompok nya," ungkap Rita sebelum kedatangan rombongan dari Polda Riau.

Setelah kedatangan rombongan Polda Riau yang didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan. Rita Afriana menuturkan Polda Riau merasa senang kampung tangguh Nusantara beserta dasa wisma Afrika mendapatkan pujian.

"Kami mendapat apresiasi dari tim penilai dari Polda Riau dan Pemkab Bengkalis dan menyatakan dasa wisma Afrika Kelapasari luar biasa dari lima kabupaten lainnya yang sudah ditinjaunya," ungkap Rita Afriana.

Kampung Tangguh Nusantara

Sebelumnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Idham Azis telah melauching 7.024 kampung tangguh Nusantara berbasis RT/RW se Indonesia. Kamis.(09/07/20).

Pembentukan kampung tangguh dilakukan sebagai bagian dari penanggulangan Covid-19. 

Pembentukan kampung tangguh, sepenuhnya inisiasi TNI dan Polri. Dalam sambutannya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pembentukan kampung tangguh ini ditujukan untuk menjaga ketersediaan pangan akibat pandemi Covid-19. Karena itu pula, kegiatannya berbareng dengan acara panen raya, tebar benih, dan bakti sosial.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00