Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Pemerintahan Desa di kabupaten Bengkalis sudah mempergunakan aplikasi sistim keuangan Desa (Siskeudes) untuk pelaporan penyakuran dan pengguaan Dana Desa tahun 2020.

Suswanto, Kepala Desa Wonosari, usai mengikuti Workshop monitoring dan evaluasi penyaluran dan penggunaan dana desa dari BPKP provinsi Riau, Kamis siang (3/12/2020) menjelaskan kepada RRI, saat ini pihaknya masih menggunakan aplikasi Sikudes secara offline dan akan dikembangkan menjadi online, sesuai arahan dari BPKP Riau.

“Output untuk realisasi penggunaan Dana Desa di tahun 2020 ini telah 5 persen, kemudian sesuai dengan harapan dari kunjungan tim BPKP Provinsi Riau diharapkan untuk menggunakan sistim siskeudes sistem keuangan desa yang dibuat oleh BPKP Riau kami menyambut baik dan desa Wonosari hari ini sudah menggunakan sistim siskeudes tapi masih offline belum online”ungkap Suswanto.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis Yuhelmi, Workshop monitoring dan evaluasi penyaluran dan penggunaan dana desa dengan menghadirikan narasumber dari BPKP Riau dan KPP Dumai serta Anggota DPR RI tersebut, bertujuan untuk mempersiapkan aparatur pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan dalam penggunaan dana desa.

“Ini pertanda bahwa kepedulian kita bersama untuk pemanfaatan Dana Desa, dan sore hari ini kita bersama dengan Kepala Perwakilan BPKP beserta anggota rombongnnya bersam-sama di kantor Kepala Desa Wonosari untuk melihat bagaimana mata bansos dan pengawalan secara ketat terutama pemanfaatan dana dan kita tidak menginginkan adanya beririsan antara penerima yang masuk kategori JPS Jaringan Pengamanan Sosial”jelas Yuhelmi.

Sementara itu, Pj.Bupati Bengkalis H.Syahrial Abdi yang menyampaikan arahan secara virtual, minta seluruh kepala desa untuk mempergunakan anggaran desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pejabat Bupati Bengkalis pada workshop monitoring dan evaluasi Dana Desa tahun 2020 beliau secara virtual karena kesibukannya di Pekan baru menyempatkan diri menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan acara workshop ini, penekanan beliau adalah kepala desa gunakan dan manfaatkan dana ini dengan sebaik-baiknya karena memang kewenangan yang diserahkan kepada desa sehingga manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya dan berikutnya regulasi yang mengatur itu sudah jelas ikuti petunjuknya dan juga bagaimana kehadiran kepala desa pada hari ini di tengah masyarakat itu dirasakan keberadaannya, semuanya dibawa secara musyawarah karena Dana Desa ini adalah dana milik bersama untuk tingkat desa”terangnya. 

Kegiatan Workshop monitoring dan evaluasi penyaluran dan penggunaan Dana Desa, diakhiri dengan kunjungan langsung untuk melihat kegiatan penggunaan dan penyaluran Dana Desa, dengan locus di Desa Wonosari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00