LAMR dan Paguyuban Pimpin Deklarasi dan Ikrar Tolak Anarkis dan Patuhi Protokol Kesehatan

Elemen masyarakat sampaikan deklarasi bdan berikrar di jalan Pertanian Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Ratusan masyarakat yang merupakan perwakilan dari lembaga adat melayu riau (LAMR) Bengkalis,perwakilan dari paguyuban,organisasi kemahasiswaan dan organisasi masyarakat termasuk anggota pramuka hari ini menggelar deklarasi dan membacakan ikrar terkait dengan 3 hal penting untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Deklarasi dan pembacaan ikrar dipimpin oleh  sesepuh paguyuban jawa Suprianto dan Ketua harian LAMR Datuk Seri Sofyan Said dan diikuti oleh perwakilan masyarakat.

Deklarasi dan ikrar dilakukan di jalan Pertanian Jum'at, 16 Oktober 2020 yang di kawal oleh jajaran polres Bengkalis. Tiga ikrar yang dibacakan Datuk Seri Sofyan Said dan diikuti seluruh perwakilan organisasi.

Adapun tiga hal yang diikrarkan yakni 1.Senantiasa menjaga marwah Kabupaten Bengkalis untuk menolak perbuatan anarkis, 2. Senantiasa menjaga bhineka, kebinekhaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, 3. Senantiasa menjaga protokol Kesehatan untuk mencegah penularan virus covid-19.

Deklarasi yang disampaikan sesepuh paguyuban Masyarakat Jawa Kabupaten Bengkalis Supriyanto mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak melakukan anarkisme.

"Mari kita, saat melaksanakan unjukrasa tidak melakukan dengan anarkisme. Mari kita jaga terutama sekali di Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini. Mari kita jaga marwah Bengkalis, sehingga Kabupaten Bengkalis akan terwujud dalam kondisi kondusifitas," ungkap Supriyanto.

Kemudian dia juga mengimbau kepada masyarakat agar sama sama mematuhi Protokol kesehatan, imbauan daripada Pemerintah ini harus dipatuhi demi untuk menjaga kesehatan agar memutus mata rantai covid-19.

"Akhir akhir ini  penularan Covid-19 sangat marak, pertama kita harus menggunakan masker dan mencuci tangan,"ujarnya.

Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk H. Sofyan Said menyebutkan bahwa persoalan-persoalan yang muncul ini tentu ada sebab dan akibatnya dan tentu yang bisa menilai adalah diri sendiri.

"Jadi pada prinsipnya kita tidak melarang untuk penyampaian aspirasi, namun untuk kritik dan saran itu  dilakukan bisa dilakukan dengan cara yang santun, jadi disilakan untuk penyampaian dengan cara beradab dan santun," kata Datuk Sofyan Said. "Sebagai berbangsa dan bernegara. Mari sama sama kita bergandengan tangan masyarakat yang ada di kabupaten Bengkalis ini tentunya, demi menangkis anarkis yang terjadi. Sehingga masyarakat kita tidak menjadi huru hara,"ujarnya.

Sementara Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan  menyambut yang menerjunkan puluhan personil untuk mengamankan para peserta deklarasi dan ikrar, beliau menyebutkan aksi ini merupakan aksi dari berbagai elemen masyarakat untuk menolak berbagai aksi anarkis yang dilakukan oleh elemen masyarakat yang mungkin pernah melakukan anarkisme.

"Jadi seluruh elemen masyarakat Bengkalis menolak terhadap aksi aksi, dan juga selain itu elemen masyarakat yang deklarasi juga meminta masyarakat umum untuk mematuhi Imbauan pemerintah dalam mematuhi protokol kesehatan,"kata Kapolres AKBP Hendra Gunawan.

Ditambahkan Kapolres mereka akan turut membantu mensosialisasikan imbauan pemerintah ini agar dapat memutus mata rantai Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00