Bawaslu Imbau Paslon Untuk Tidak Kampanye di Luar Jadwal

KBRN, Bengkalis : Bakal calon bupati dan wakil bupati Bengkalis yang telah mendaftar di KPU Bengkalis, hari ini, Rabu (23/9/2020) dijadwalkan akan ditetapkan sebagai pasangan calon. Berkaitan hal ini, Bawaslu Bengkalis menghimbau kepada seluruh pasangan calon agar tidak melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan.

Pernyataan dan himbauan tersebut sebagaimana disampaikan Anggota Bawaslu Bengkalis Usman, Rabu (23/9/2020). Menurutnya, sesuai jadwal sebagaimana diatur PKPU Nomor 5 Tahun 2020, kegiatan kampanye bagi masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dimulai pada tanggal 26 September s.d 5 Desember 2020.

“Kita mengimbau dan mengingatkan agar setiap pasangan calon nantinya jangan sampai melakukan kegiatan kampanye sebelum jadwalnya atau di luar jadwal yang sudah ditetapkan,” tegas Usman.

Usman yang juga Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bengkalis ini menambahkan, jika ada pasangan calon yang melaksanakan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai sebuah pelanggaran tindak pidana pemilihan. Apalagi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang, sudah secara tegas mengaturnya.

“Pada Pasal 187 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 jelas mengatur sanksi bagi pasangan calon yang melakukan kampanye di luar jadwal. Adapun sangsi yang dapat diberikan berupa dipidana dengan pidana penjara paling singkat 15 (lima belas) hari atau paling lama 3 (tiga) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah),” terang Usman.

Untuk itu, Bawaslu Bengkalis lanjut Usman, sebelum kegiatan kampanye dimulai, kepada seluruh pasangan calon maupun tim pemenangan untuk tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun sebelum tahapan kampanye ditetapkan oleh KPU.

“Mari kita jaga bersama-sama agar penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Bengkalis berjalan dalam situasi dan kondusif. Patuhi setiap peraturan maupun perundang-undangan yang berlaku. Termasuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap rangkaian kegiatan penyelenggaraan pemilihan,” pesan Usman lagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00