Kota Layak Anak Untuk Penuhi Hak Anak

KBRN Bengkalis: Kesadaran masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk pemenuhan hak anak mengalami peningkatan yang menggembirakan.

Dijelaskan Kabid Perlindungan anak dan hak anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Bengkalis Wasiah kepada RRI Selasa (28/7/2020), usai mengikuti rapat operator gugus tugas pengembangan dan percepatan kota layak anak tahun 2020, indikator meningkatnya kesadaran masyarakat tersebut terlihat dengan banyak pendaftaran calon relawan.

“Untuk pemenuhan hak anak alhamdulillah sekarang cukup tinggi terbukti munculnya beberapa orang yang bersedia menjadi relawan dan ingin bergabung untuk memenuhi hal anak di Kabupaten Bengkalis untuk masa yang akan datang”ungkap Wasiah.

Menyinggung tentang tindak kekerasan terhadap anak, diakui Wasiah masih ada, dan sebagian besar pelakunya orang terdekat dari korban. Demikian juga dengan perkawinan usia anak, masih terjadi tanpa sepengetahuan masyarakat umum.

“Kasus perkawinan diusia anak di Kabupaten Bengkalis masih ada, walaupun tidak pernah terekpose karena tidak bisa menikah secara untuk kedepan diharapkan tidak ada lagi kasus tersebut karena perkawinan diusia anak hanya akan melahirkan derita panjang bagi anak tersebut”terang Wasiah.Ditambahkan Wasih, Pemerintah Bengkalis memiliki komitmen untuk segera mewujudkan Bengkakis sebagai kota Layak Anak.

”Dari hasil pertemuan tadi semua sepakat untuk dilanjutkan dengan pertemuan yang akan menghadirkan para pemangku jabatan OPD terkait untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis layak anak”jelas Wasiah.

Sementara itu, untuk mempercepat terbangunnya kesadaran masyarakat untuk pemenuhan hak hak dan perlindungan anak, kini kian dilaksanakan oleh forum anak yang sudah terbentuk hingga ke seluruh kecamatan di kabupaten Bengkalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00