Bawaslu Temukan Puluhan Ribu Pemilih Tidak Masuk Dalam Daftar A KWK Pada Saat Coklit

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bengkalis Usman

KBRN, Bengkalis : Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang sudah berlangsung sejak 2 pekan lalu oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan langsung diawasi oleh Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu).

Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu Kabupaten Bengkalis terhadap pelaksanaan tahapan Coklit daftar pemilih banyak ditemukan pemilih tidak masuk dalam daftar pemilih.

"Pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 Bawaslu Bengkalis menemukan sebanyak 32234 pemilih yang tidak masuk dalam Formulir A.KWK," kata Usman Koordinator Devisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bengkalis,Kamis, (30/7/2020).

Hasil pengawasan tersebut tersebar di sejumlah wilayah kecamatan diantaranya adalah

1. Kecamatan Bantan: 1.747 Pemilih (rekap sementara)2. Kecamatan Bengkalis : 4.029 pemilih (data rekap sementara)3. Kecamatan Siak Kecil : 143 pemilih4. Kecamatan  Rupat Utara : 1.593 pemilih5. Kec. Pinggir 6.923 pemilih6. ke.Rupat : 1673 pemilih7.kec.Talang muandau:1248 orang (Data rekap sementara ) pemilih.8. Kec. Mandau : 4346 pemilih (data sementara)9. Kec. Bukit Batu 622 (pemilih) rekap sementara10. Kec. Bathin solapan 9.600 (pemilih) rekap sementara11. Bandar laksmana sebanyak 310 (sementara).

Dikatakan Usman data tersebut merupakan data rekap sementara dari hasil coklit pemutakhiran daftar pemilih dilapangan, data ini adalah data hasil pengawasan yang di lakukan oleh jajaran pengawas pemilu yang pemilihnya tidak masuk dalam A.KWK.

"Terhadap hasil pengawasan tersebut, pengawas pemilu telah memastikan semua pemilih yang tidak masuk dalam A.KWK harus di data oleh petugas pemtukahiran daftar pemilih sepanjang pemilih tersebut memiliki Kartu Keluarga dan penduduk setempat," kata Usman Koordinator Devisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu.

Sampai sejauh ini pengawas pemilu masih terus dilakukan secara melekat terhadap proses pencoklitan yang di lakukan oleh PPDP.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Drs.H. Ismail, MP ketika dikonfirmasi terkait data penduduk yang belum masuk dalam daftar pemilih kalau untuk proses pelaksanaan Pilkada KPU sudah mendapat DP 4 dari kementerian dalam negeri KPU sudah memiliki data yang akan di coklit dilapangan.

"Mereka tinggal pelaksanaan lapangan oleh KPU,apabila terdapat pemilih ganda nanti akan dilihat hasil dari coklit KPU sendiri karena sampai sekarang KPU belum ada melaporkan dan belum ada menyampaikan ke kita umpamanya kalau ada ditemukan persoalan KPU harus berkoordinasi dengan Disdukcapil seperti apa persoalan yang dijumpai dilapangan,"kata Ismail.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00