DPMPTSP Hingga Juni 2020 Terbitkan 987 Surat Izin dan Non Izin, Berikut Keterangannya

DPMPTSP Hingga Juni 2020 terbitkan Ratusan Surat Izin dan Non Izin

KBRN, Bengkalis : Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkalis melaporkan, kurun waktu Januari hingga Juni 2020, telah menerbitkan sebanyak 987 surat izin dan non izin kepada masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 807 diterbitkan untuk penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan terhadap jasa usaha. Kemudian sebanyak 180 lembar diterbitkan untuk penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan tertentu.

Izin dan non izin yang diterbitkan untuk jasa usaha tertinggi terbitkan bidang pendidikan yakni sebanyak 444, disusul jasa usaha kesehatan sebanyak 345 izin. Kemudian ada 10 di jasa usaha perdagangan, 6 di usaha pariwisata dan 2 di jasa usaha perindustrian.

Sedangkan izin untuk penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan tertentu, tertinggi diterbitkan pada pekerjaan umum sebanyak 152, selanjutnya sebanyak 19 diterbitkan untuk bidang lingkungan hidup, masing-masing 4 diterbitkan bidang pertanahan dan perikanan, terakhir 1 di bidang perhubungan.

Demikian disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Bengkalis, Basuki Rakhmad, A.P M.Si kepada wartawan, Ahad (12/7/2020).

"Semester pertama atau hingga triwulan kedua tahun ini sudah diterbitkan seluruhnya sebanyak 987 izin baik untuk jasa usaha atau tertentu. Untuk usaha tertinggi di pendidikan dan disusul jasa usaha kesehatan, sedangkan untuk izin tertentu tertinggi di pekerjaan umum," ungkap Basuki.

Kemudian dijelaskan Basuki ini, khusus untuk pemberian izin terhadap usaha jasa diantaranya bidang kesehatan diterbitkan sebanyak 30 lembar, kemudian izin usaha jasa perindustrian 4, dan perdagangan 3 izin usaha serta 5 izin jasa usaha untuk koperasi UKM.

"Untuk di izin tertentu, diantaranya sudah diterbitkan 6 izin di lingkungan hidup, 9 izin di perhubungan, 5 izin di bidang pertanian dan peternakan juga 4 izin di bidang perumahan," katanya lagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00