Polres Tanam 5000 Bibit Nenas Keuntungan Panen Akan Diserahkan Ke Baznas 10 %

Plh, Bupati dan Undangan lakukan Penanaman bibit nenas di kampung tangguh Nusantara desa Sei Alam Kecamatan Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Polres Bengkalis akan lakukan penanaman nenas sebanyak 5000 batang di luas lahan 2 Hektar, penanaman nenas ini di tanam di lokasi kampung tangguh nusantara dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis meluncurkan Program Jaga Kampung dipusatkan di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Kamis, 9 Juli 2020 pagi.

Peluncuran atau launching berlangsung di Jalan Sekda Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis H Bustami HY dan juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah undangan lainnya.

Sempat diguyur gerimis, secara simbolis juga dilakukan penanaman bibit nenas madu di atas lahan sekitar dua hektar.

Disela-sela kegiatan, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K mengatakan, untuk kegiatan hari ini merupakan Program Kampung Tangguh Nusantara Kapolri dijabarkan Kapolda dengan Program Jaga Kampung Kita.

Memperkenalkan salah satu Program Jaga Kampung adalah di Desa Sungai Alam tersebut Polres Bengkalis bekerja sama dengan masyarakat setempat, terutama yang terdampak covid-19. Lahan yang sudah dibuka untuk ditanami dengan tanaman pangan seperti nenas seluas dua hektar direncanakan lima hektar akan ditanam sebanyak 5.000 batang bibit.

"Masyarakat yang akan melaksanakan perawatan terhadap kampung tangguh ini, dengan ketahanan pangan diharapkan bisa menghidupi perekonomian dan bisa mandiri kedepannya. Nah, dari hasil panen nantinya akan dibayarkan zakatnya sebesar 10 persen. Ini sebagai upaya untuk menghidupkan perekonomian masyarakat dan menekan penyalahgunaan narkoba," ungkap AKBP Hendra.

Kemudian, kata Kapolres, dengan program ini masyarakat juga mau menjaga kampungnya, dengan tujuan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif, masyarakat produktif.

"Untuk setiap kecamatan ada satu desa Program Jaga Kampung ini seperti di Kecamatan Siakkecil menanam palawija, di Mandau ada pembibitan ikan, di Bukitbatu menanam jahe merah dan cabai," ungkap Kapolres.

Kendala diakui Kapolres, saat membuka lahan juga berkoordinasi dengan Pemda Bengkalis dan menyesuaikan struktur tanah seperti gambut atau bukan, termasuk hama dan harus diperhatikan jangan sampai yang sudah dilaksanakan akan tetapi tidak ada hasilnya tentu merugikan masyarakat yang bekerja.

Kemudian ditambahkan Kapolres, bahwa melaksanakan program ini juga mendukung kearifan lokal seperti budi daya kayu geronggang, polres bekerja sama dengan masyarakat, karena kayu ini juga banyak manfaatnya.

"Diharapkan, melalui budi daya geronggang bisa menggantikan cerocok bangunan sebagai pengganti kayu bakau," sebutnya.

Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY menyampaikan terima kasih kepada Polres Bengkalis yang telah menggagas Program Jaga Kampung. Seperti memanfaatkan lahan tidur agar bernilai ekonomis dan membantu masyarakat.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk desa-desa yang lain adanya gerakan menanam ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat melakukan program menanam paling tidak di pekarangan rumah, seperti apotik hidup, tanam serai, kunyit dan lain sebagainya. Ayo menanam!," ajaknya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00