Pemerintah Kabupaten Bengkalis Salurkan BST Untuk ODP PMI

Kalaksa BPBD Bengkalis Tajul Mudaris

KBRN, Bengkalis : Pemerintah Kabupaten Bengkalis salurkan bantu sosial tunai (BST) untuk pekerja migran Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkalis yang termasuk orang dalam pengawasan (ODP) beberapa waktu lalu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Tajul Mudaris menyebutkan untuk di Kabupaten Bengkalis sudah terdata 4.107 PMI tersebar di seluruh kecamatan dan baru terealisasi 3.628 orang PMI sedangkan yang belum hanya karena memvalidasi data rekeningnya saja, sementara uang sudah ada tinggal pencairan.

"Anggaran sudah disiapkan masing-masing orang yang sudah berumur minimal 18 tahun di beri bantuan Rp600.000,dan bantuan hanya satu kali saja, anggaran yang disiapkan Rp2,4 milyar lebih dan penyalurannya melalui Bank,"kata Kalaksa BPBD Tajul Mudaris yang merupakan sekretaris tim gugus tugas percepatan covid-19,Selasa, (7/7/2020).

Khusus bantuan untuk PMI ini hanya berlaku untuk satu tahap saja dan tidak ada tahap 2 dan tahap 3, sedangkan yang odp di bayarkan adalah yang kedatangannya sejak tanggal 1 Maret s/d 29 Mei 2020 melalui pelabuhan resmi.

"Data ini merupakan PMI yang masuk melalui pelabuhan resmi, tapi yang tidak maka mereka tidak bisa terima bantuan dan mereka semua mempunyai KTP Bengkalis, kalau tidak maka tidak kita masukkan," kata Tajul.

Jumlah terbanyak adalah dari Kecamatan Bantan 1.926 orang, Bengkalis 1.585, Bukit Batu 40 orang, Siak Kecil 24 orang, Bandar Laksamana 52 orang, Rupat 323 orang, Rupat Utara 93 orang, Mandau 11 orang, Bathin Solapan 2 orang, dan Pinggir 1 orang.

Tajul Mudaris berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat bagi penerima sebaik mungkin karena ini adalah satu-satunya program pemerintah di Indonesia yang menyalurkan bantuan untuk ODP PMI ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00