BUMDES Kembangkan Sayap Buka Akses Untuk Ketahanan Pangan

KBRN Bengkalis: Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di kabupaten Bengkalis mulai mengembangkan usaha dibidang perdagangan dan pengadaan pangan, kendati kegiatan di dunia perdagangan masih terimbas pandemi Covid 19.

Direktur Bumdesa Kuala Alam  Zulkilfi kepada RRI siang tadi Senin (29/6) menjelaskan, di awal pandemi covid, Badan usaha yang dipimpinnya telah melakukan kegiatan pembuatan masker dan berlanjut dengan usaha pengadaan serta penjualan sembako.

“Bahkan masker masker ini telah dipesan oleh pihak luar, seperti berbagai organisasi, lembaga yang melakukan pembagian masker secara gratis, selain itu diperdagangan juga kita menyediakan paket paket sembako”kata Zulkifli

Pengembangan usaha dibidang perdagangan dan ketahanan pangan, menurut Zulkifli mampu meminimalisir dampak covid ditengah tengah masyarakat, serta meningkatkan keuntungan Bumdes yang disetorkan ke Pendapatan Asli Desa.

Untuk meningkatkan kapasitas Bumdes disektor perdagangan dan ketahanan pangan, Dinas Ketahanan pangan Bengkalis telah memfasilitasi kerjasama antara Bumdes dengan Pihak Badan Urusan Logistik (BULOG).

Menurut Kadis Ketahanan Pangan Imam Hakim, Bumdes salah satu lembaga ekonomi milik desa yang sangat potensial untuk dikembangkan guna mendukung ketahanan pangan.

“Melalui kerjasama bumdes dengan Bulog supaya bisa tersedia komoditas pangan pokok baik dari sisi ketercukupan jumlah maupun daya beli masyarakat”jelas Imam Hakim

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis Yuhelmi minta seluruh Bumdes di Bengkalis untuk melakukan kerjasama dengan BULOG guna memudahkan pasokan sembako dan bahan pangan lainnya.

“Sesegera bermitra dengan ketahanan pangan maupun dengan Bulog sehingga nanti ketersediaan pangan masyarakat kita bisa dipasok oleh Bumdes”ungkap Yuhelmi 

Data dari Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis, 30 Bumdes telah menandatangani MOU dengan BULOG.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00