Kabupaten Bengkalis Menuju New Normal, Plh Bupati Ingatkan Masyarakat Tetap Lakukan Protokol Kesehatan

Plh Bupati Bustami HY Sampaikan bahwa Kabupaten Bengkalis menuju New Normal

KBRN,Bengkalis : Plh Bupati Bengkalis H. Bustami HY bersama unsure Forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) hari ini Kamis, 28 Mei 2020 mengikuti telekomfren dengan Gubernur Riau dan beberapa wilayah Kabupaten/kota yang telah melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan berakhir pada 28 mei 2020.

Dalam rapat melalui telekomfren dengan gubernur masing-masing wilayah yang telah menjalankan PSBB menyampaikan hasil evaluasi terkait dengan 14 hari telah menjalankan PSBB, termasuk salah satunya kabupaten Bengkalis.

Plh Bupati Bengkalis Bustami usai pertemuan di ruang rapat Hang Tuah lantai II kantor Bupati Bengkalis kepada insan pers menyebutkan bahwa kabupaten Bengkalis telah menyampaikan kondisi terkini sampai akhir pelaksanaan PSBB/ dikatakan Bustami yang juga menjabat Sekda Bengkalis ini menyebutkan dari tanggal 20 Mei hingga hari ini tidak ada penambahan kasus Positif Covid-19 atau grafiknya sudah datar, walaupun saat ini masih ada yang sedang dirawat dan menunggu hasil swab nya.

“Alhamdullilah sejak tanggal 20 Mei kemaren tidak ada peningkatan kasus positif covid, meskipun saat ini masih ada yang masih dirawat dan masih menunggu hasil swab nya,kita berharap hasilnya negatif ya,dan berdasarkan evaluasi dari beberapa Kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang melaksanakan PSBB terjadi penurunan kasus covid jadi untuk di Riau secara umum terjadi penurunan,”kata Plh.Bupati.

Dikatakan Bustami bahwa yang perlu diantisipasi serangan balik karena usai pelaksanaan idul fitri, karena orang-orang banyak yang melaksanakan aktivitas, diharapkan masyarakat tetap jalankan protokol kesehatan karena PSBB tidak ada lagi.

“Jangan sampai masyarakat tidak memakai masker,tidak mencuci tangan dan tidak menjaga jarak, meskipun PSBB tidak diperpanjang, tapi bukan artinya corona sudah berakhir,jadi saya tetap mengimbau masyarakat dalam beraktivitas mengikuti protokol kesehatan untuk menuju tatanan baru atau new normal,”kata Sekda Bengkalis.

Bustami HY menyebutkan meskipun secara resmi untuk menuju new normal belum diterima kabupaten Bengkalis masuk kedalam 25 daerah lainnya yang dijadikan daerah new normal,diharapkan dalam minggu ini petunjuk tentang tatanan baru atau new normal sudah diterima daerah bagaimana pelaksanaannya.

“Rencana malam ini tim gugus tugas covid-19 Bengkalis akan melaksanakan rapat terkait dengan tata cara pelaksanaan new normal tersebut,”kata Bustami.

Salah satu gambaran pelaksanaan new normal tersebut kata Plh Bupati kegiatan sudah bisa kembali dilaksanakan seperti aktivitas di rumah ibadah,pasar dan usaha usaha harian sudah bisa kembali dilaksankan namun penekanannya tetap mengikuti aturan protokol kesehatan,”jadi setiap dunia usaha bisa beraktivitas namun harus menyiapkan tempat pencuci tangan, tetap menjaga jarak dan gunakan masker karena virus corona belum hilang secara total,”ucapnya.

Plh.Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua pihak baik masyarakat, tim gugus tugas, TNI, Polri serta para media yang telah turut mendukung pemutusan mata rantai covid-19 ini, dan diharapkan kasus ini benar benar hilang dari bumi Indonesia dan khususnya kabupaten Bengkalis.

“Alhamdulilah dalam pelaksanaan PSBB di kabupaten Bengkalis telah mampu memutus mata rantai virus corona ini tidak terlepas dari kerja sama kita semua khususnya media yang telah memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga PSBB seperti yang diharapkan hanya sekali di Kabupaten Bengkalis bisa tercapai,”Pungkas Bustami.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00