Fanbeng Belajar Dunia Jurnalistik Bersama PWI Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Pembekalan dan Pertemuan Forum Anak se-Kabupaten Bengkalis yang ditaja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Kabupaten Bengkalis berlangsung sukses. Materi pengenalan jurnalistik turut membumbui kegiatan,(28/11/2021).

Bertempat di ruang pertemuan Hotel Horison. Sebanyak 43 peserta terdiri dari pengurus Forum Anak Bengkalis, pembina dan pendamping serta simpatisan yang tersebar di 11 kecamatan, serius mengikuti pelatihan jurnalistik dasar.

Untuk pemateri kegiatan pelatihan, dua anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis diutus diantaranya, Sukardi, SH dan Sri Mawarti, S.Hi. Kedua pemateri ini memberikan materi pengenalan jurnalistik dan tugas-tugas wartawan melalui judul materi Jurnalistik Dasar (Peliputan dan Berita).

Kegiatan diikuti secara serius oleh peserta. Kendati waktunya singkat, namun peserta berupaya mampu meramu sebuah kegiatan menjadi berita atau sumber informasi.

Selain pelatihan jurnalistik, sesi tanya jawab juga membuat hidup suasana pelatihan. Hampir sekitar delapan pengurus Forum Anak Bengkalis menyampaikan pertanyaannya. Mulai dari apa itu wartawan, jurnalistik dan seputar tugas wartawan serta wawancara.

Keingintahuan anak-anak tingkat SMP dan SMA sederajat yang tergabung di Forum Anak Bengkalis hari itu, begitu besar. Sehingga semua anak-anak berinterakasi dengan baik dan bersikap kritis selama pelatihan jurnalistik berlangsung.

“Semuanya anak-anak cerdas, semuanya ingin lebih banyak tahu. Namun, waktu sangat terbatas. Semoga materi yang disampaikan bisa dipahami dan menjadi ilmu pengetahuan diluar sekolah. Sebab, pers hari ini juga menjadi pilar untuk pemenuhan hak-hak anak dalam meningkatkan status Kabupaten Layak Anak (KLA),”ujar Sri Mawarti yang juga wartawan Utama Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Hj. Fitri mengutarakan, kegiatan pelatihan jurnalistik ini sudah lama digagas sejak awal program ini berjalan.

“Pers atau media salah satu pilar untuk pemenuhan hak-hak terhadap anak. Maka dari itu kami sangat memerlukan peran dari sahabat-sahabat wartawan atau pers hari ini. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan jurnalistik dasar ini,”paparnya.

Ia juga mengatakan, status Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bengkalis hari ini masih status Pratama. Sehingga perlu peningkatan status melalui kerjasama atau MoU dengan berbagai pihak, salah satunya organisasi pers.

“Untuk meningkatkan status KLA kita dari Pratama naik ke Madya hingga Utama butuh kerjasama semua pihak. Termasuk wadah organisasi wartawan. Sehingga kedepan hasil dari kegiatan ini bisa menjadi tolak ukur keberhasilan Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan status KLA,”tutupnya.(pwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar